TRIBUN-MEDAN.com,MEDAN - Hujan deras guyur Kabupaten Tapanuli Tengah sejak siang tadi mengakibatkan arus lalu lintas jalan Padang Sidimpuan-Sibolga kembalu banjir. Akibatnya arus lalu lintas kembali terputus.
Pantauan Tribun Medan, air sungai mulai kembali naik ke jalan lintas Padang Sidimpuan-Sibolga, atau Desa Lopian Kecamatan Badiri pukul 18.00 WIB, Senin (16/2/2025).
Akibatnya puluhan mob dari arah Padang Sidimpuan menuju Sibolga atau sebaliknya kembali terputus.
Puluhan warga mulai mengungsi, namun ada beberapa warga yang tetap nekat melihat banjir. Selain ituv ada warga yang mulai mengamankan beberapa barang berharga.
Sementara itu seorang warga, Rani mengatakan, pasca bencana banjir bandang pada November 2025, area Desa Lopian sering mengalami banjir.
"Sejak banjir bandang itu, ini lebih sering banjir. Tapi terparah, baru ini lagi lah. Bedanya ini tidak ada kayu," katanya saat ditemui Tribun Medan, Senin (16/2/2026)
Untuk itu, ia berharap pemerintah segera melakukan tindakan untuk pengembalian jalur sungai.
"Kita minta pengembalian jalur sungai segera dilakukan biar banjir tidak terjadi lagi," jelasnya.
(Cr5/tribun-medan.com)