Dedi Mulyadi Merasa Belum Berhasil meski Kepuasan Publik 95,5 Persen: Itu Kecintaan Warga Jabar
Seli Andina Miranti February 16, 2026 08:41 PM

Laporan Wartawan TribunJabar.id, Nazmi Abdurrahman

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menyebut jika angka 95,5 persen yang dirilis Indikator Politik Indonesia merupakan bentuk kecintaan warga Jabar terhadap dirinya, bukan tingkat kepuasan warga terhadap kinerja sebagai Gubernur.

Berdasarkan survei yang dilakukan Indikator Politik Indonesia, tingkat kepuasan warga terhadap Dedi Mulyadi mencapai 95,5 persen. 

Survei tersebut dilakukan dari 30 Januari - 8 Februari 2026, terhadap 800 responden dengan metode multistage random sampling dan margin of error ±3,5 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Baca juga: Kepuasan Publik Tembus 95,5 Persen, KDM: “Saya Merasa Belum Berbuat Apa-apa”

Dibandingkan survei Mei 2025, tingkat kepuasan tersebut relatif stabil dengan kecenderungan meningkat tipis sekitar 94,9 persen.

"95,5 persen itu mengangkat kecintaan warga Jabar pada saya, bukan angka keberhasilan. Saya merasa belum berhasil dalam satu tahun ini," ujar Dedi, Senin (16/2/2026).

Dedi Mulyadi menilai, angka kepuasan itu bukan cerminan keberhasilan kinerjanya selama hampir satu tahun menjabat, tapi bentuk kesetiaan warga mengawal kepemimpinannya.

“(Cerminan) Yang setia memberikan dukungan terhadap kegiatan pembangunan yang hampir berjalan satu tahun. Dan saya merasa bahwa belum berbuat apa-apa bagi warga Jabar. Saya merasa belum berbuat apa-apa," katanya.

Founder dan peneliti utama Indikator Politik Indonesia, Prof Burhanuddin Muhtadi, mengatakan tingginya tingkat kepuasan warga Jabar terhadap Dedi Mulyadi ini menjadi tantangan tersendiri, karena dari banyak survei yang dilakukan jarang ada kepala daerah yang mendapatkan tingkat kepuasan hingga di atas 90 persen.

“Tingkat kepuasan yang terlalu tinggi mempertahankan saja sudah cukup bagus ya, karena di banyak tempat tentu tidak mudah mendapatkan approval rating setinggi ini ya, kita banyak pengalaman kepala daerah yang approvalnya di bawah 50 persen, ini di atas 95 persen, jadi sangat tinggi dan tidak ada yang mengatakan tidak puas sama sekali, tapi ada yang kurang puas 4 persen,” ujar Burhanuddin.

Baca juga: Viral Warga Ciamis Ngadu ke Dedi Mulyadi, Warga yang Sakit Bayar Mobil Desa Ditarif Rp350 Ribu 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.