TRIBUNJAMBI.COM – Suasana Ramadan di Kota Jambi tak hanya terasa dari lantunan ayat suci dan ramainya saf salat tarawih. Di sejumlah masjid, semangat berbagi justru menjadi denyut utama yang menghidupkan bulan suci. Setiap sore menjelang azan Magrib, ratusan paket takjil hingga nasi kotak dibagikan secara cuma-cuma kepada masyarakat.
Mulai dari musafir yang singgah, mahasiswa perantauan, hingga warga sekitar yang membutuhkan, semuanya bisa menikmati hidangan berbuka puasa gratis. Berikut sejumlah masjid di Kota Jambi yang aktif menyediakan takjil gratis selama Ramadan.
Masjid Nurul Hilal: Fokus untuk Musafir yang Singgah
Di tengah hiruk-pikuk lalu lintas Kota Jambi, Masjid Nurul Hilal hadir sebagai oase bagi para musafir. Masjid ini secara khusus menyediakan takjil gratis yang diperuntukkan bagi mereka yang masih berada di perjalanan saat waktu berbuka tiba.
Setiap sore, pengurus masjid menyiapkan paket takjil sederhana namun mengenyangkan. Mulai dari kurma, kolak, air mineral, hingga makanan ringan tersedia bagi para pelintas yang berhenti sejenak untuk menunaikan salat Magrib sekaligus berbuka puasa.
“Ramadan adalah bulan berbagi. Kami ingin musafir yang mungkin tidak sempat sampai rumah tetap bisa berbuka dengan layak,” ujar salah satu pengurus masjid.
Program ini rutin dilakukan setiap hari selama bulan suci, dengan dukungan donatur dan partisipasi warga sekitar. Tak jarang, para pengguna jalan yang awalnya hanya melintas akhirnya memilih singgah untuk merasakan suasana kebersamaan di masjid tersebut.
Baca juga: Muncul Spanduk Penolakan, Pengurus GBI Tegaskan Proses Pembangunan Tetap Berjalan
Masjid Nurdin Hasanah: Konsisten Berbagi untuk Jemaah dan Warga Sekitar
Tak kalah aktif, Masjid Nurdin Hasanah juga dikenal sebagai salah satu masjid yang konsisten membagikan takjil gratis setiap Ramadan. Tak hanya untuk jemaah yang hadir, takjil juga diberikan kepada warga yang melintas di sekitar area masjid.
Setiap menjelang Magrib, suasana halaman masjid mulai ramai. Relawan sibuk menata paket makanan dan minuman di atas meja panjang. Senyum ramah para pengurus menyambut siapa pun yang datang.
Program berbagi ini sepenuhnya mengandalkan gotong royong. Donasi berasal dari jemaah tetap, masyarakat sekitar, hingga para dermawan yang ingin berkontribusi.
Bagi sebagian warga, keberadaan takjil gratis ini sangat membantu, terutama di tengah kondisi ekonomi yang belum sepenuhnya pulih. Ramadan menjadi momentum mempererat solidaritas sosial tanpa memandang latar belakang.
Masjid Agung Al Falah:
Sebagai pusat kegiatan Ramadan terbesar di Jambi, Masjid Agung Al Falah menjadi magnet utama warga untuk beribadah sekaligus berbuka puasa bersama.
Setiap harinya, pengurus masjid menyediakan sekitar 100 hingga 150 paket menu berbuka. Menu yang disajikan biasanya terdiri dari takjil, minuman penambah energi, serta nasi kotak atau nasi bungkus.
Bantuan makanan ini berasal dari Pemerintah Provinsi Jambi serta donasi para jemaah. Skala pembagian yang cukup besar membuat masjid ini selalu dipadati masyarakat menjelang waktu berbuka.
Tak hanya berbagi makanan, masjid ini juga menjadi pusat berbagai kegiatan keagamaan, mulai dari ceramah Ramadan, tadarus Al-Qur’an, hingga kegiatan sosial lainnya. Atmosfer religius dan kebersamaan terasa kental setiap sore.
Jamiussalam Mosque Universitas Jambi: Kebersamaan Kampus dalam Bingkai Ramadan
Di lingkungan kampus, Jamiussalam Mosque Universitas Jambi menjadi pusat kebersamaan keluarga besar Universitas Jambi (UNJA) selama Ramadan.
Buka puasa bersama digelar rutin setiap hari dan terbuka untuk mahasiswa, dosen, pegawai, hingga masyarakat sekitar kampus. Kegiatan ini menjadi momen silaturahmi yang mempererat hubungan antar civitas akademika.
Mahasiswa perantauan yang tidak pulang kampung menjadi pihak yang paling merasakan manfaatnya. Selain menghemat pengeluaran, mereka juga bisa merasakan suasana kekeluargaan di tengah kesibukan akademik.
Pihak kampus menyebut kegiatan ini sebagai bentuk kepedulian sosial sekaligus penguatan nilai-nilai kebersamaan.
Ramadan, Momentum Menguatkan Solidaritas
Tradisi berbagi takjil gratis di masjid-masjid Kota Jambi bukan sekadar rutinitas tahunan. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi simbol kuatnya solidaritas sosial dan budaya gotong royong masyarakat.
Di tengah kesibukan dan tantangan ekonomi, Ramadan menghadirkan ruang untuk saling peduli. Dari musafir yang singgah, warga yang melintas, hingga mahasiswa perantauan — semua disatukan dalam satu momen sederhana: berbuka puasa bersama.
Semangat inilah yang membuat Ramadan di Kota Jambi terasa lebih hangat, lebih bermakna, dan penuh kebersamaan.