Warga Gaza Sambut Ramadhan dengan Lampion, Tradisi yang Hampir Lenyap gara-gara Perang Israel
Muhammad TaufiqRahman February 16, 2026 09:42 PM

Bulan suci Ramadhan adalah momen yang paling dinantikan umat Muslim, termasuk warga Gaza, Palestina.

Mereka menyambut bulan mulia ini dengan membuat lampion sederhana sebagai dekorasi.

Dua bersaudara, Mohammed Ramadan Khalil dan Abu Abdullah Al Jamla berinisiatif membuat lampion Ramadhan.

Ini merupakan tradisi warga Palestina yang hampir lenyap akibat perang selama tiga tahun.

Khalil dan Jamla membuat lampion untuk menghidupkan kembali simbol bulan suci dan semangat berpuasa.

Namun, keduanya menghadapi tantangan berat karena bahan baku lampion sulit didapat.

Bahan-bahan seperti kayu, kain, dan perlengkapan listrik masih dilarang masuk ke Gaza oleh Israel.

Alhasil, mereka membuat lampion dengan mendaur ulang kayu dan palet pengiriman bantuan.

"Kami menggunakan palet kayu yang datang bersama pengiriman bantuan. Kami mengambilnya dan mendaur ulang kayunya untuk membuat kerangka lentera, lalu menutupinya dengan kain," kata Khalil.

Rekaman yang dirilis Viory pada Minggu (15/2/2026) menunjukkan lampion Ramadhan berjajar di toko.

Lampion tersedia dengan berbagai ukuran dengan bentuk yang menarik.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.