Libur Imlek 2026, Rekomendasi 5 Menu Kuliner di Sragen, Ada Opor Ayam
Ryantono Puji Santoso February 16, 2026 10:11 PM

TRIBUNSOLO.COM - Bumi Sukowati memiliki banyak keragaman kuliner. 

Mulai dari makanan dan minuman, rasanya juga tidak mengecewakan. 

Nah, momen libur Imlek 2026 ini, yang kebetulan ada di Sragen bisa mencicipi lima kuliner ini: 

1.Opor Ayam dan Jadah Warung Mbah Rajak

Opor ayam Mbah Rajak di Sragen yang selalu diburu pemudik ketika lebaran tiba, Senin (25/4/2022). (TribunSolo.com/Septiana Ayu Lestari)

Bagi warga Sragen, kuliner satu ini seolah suda jadi kuliner wajib.

Ialah warung Mbah Rajak yang berlokasi di  Kios Pasar Kota, Raya Ngawi - Solo, Magero, Sragen Tengah, Kec. Sragen, Kabupaten Sragen.

Lokasinya sekitar 30 kilometer dari Kota Solo.

Warung ini berjualan opor ayam hingga cemilan seperti jadah, jenang hingga wajik.

Keluarga Mbah Rajak masih setia berjualan di kios sederhana, dan enggan membuka cabang meski diburu banyak pembeli.

Jenang dan jadah Mbah Rajak menjadi favorit bagi yang rindu dengan masakan yang sudah ada sejak 50 tahun lalu itu. 

Sementara itu, Opor ayam Mbah Rajak juga jarang ditemukan dimanapun, karena memiliki ciri khas tersendiri sehingga rasanya sangat melekat di lidah yang pernah mencicipinya. 

Jika biasanya opor disajikan dengan kuah bewarna kuning, lain dengan opor ayam Mbah Rajak yang disajikan dengan kuah bewarna coklat dan kental. 

Daging ayamnya empuk dengan bumbu manisnya yang meresap sempurna pada daging ayam.

Opor ayam terdiri dari berbagai macam bagian, seperti menthok, tepong besar, tepong kecil, paha, kepala, ampela. 

2. Mie Ayam Ceker Mas Iman, Seberang PLN Sumberlawang

Satu porsi mie ayam ceker di depan PLN Sumberlawang, Sragen tepatnya di pinggir jalan Solo-Purwodadi.
Satu porsi mie ayam ceker di depan PLN Sumberlawang, Sragen tepatnya di pinggir jalan Solo-Purwodadi. (Tribunsolo.com/Septiana Ayu Lestari)

Di Jalan Raya Solo-Purwodadi tepatnya di seberang PLN Sumberlawang, Sragen terdapat kuliner legendaris.

Kuliner legendaris itu yakni Mie Ayam Ceker yang sudah ada sejak tahun 2007.

Warungnya sederhana tepat di pinggir jalan, dengan nuansa asri dengan pemandangan pematang sawah yang luas.

Jika beruntung, anda bisa kulineran sembari melihat kereta api lewat, tentu saja menjadi pengalaman berwisata kuliner yang beda.

Kuliner ini berada di Kebayanan III, Ngandul, Kec. Sumberlawang, Kabupaten Sragen.

Lokasinya sekitar 30 kilometer dari pusat Kota Solo.

Menu andalannya tentu Mie Ayam dengan topping ceker.

Yang membedakan dengan yang lainnya adalah Mie Ayam Ceker diberi topping melimpah, yang terdiri dari jamur, daun loncang, dan tentu saja ceker ayam.

Rasa ceker ayamnya manis dan memiliki tekstur yang empuk.

Rasanya dijamin bikin nagih, karena warung Mie Ayam Ceker ini tidak pernah sepi dari pembeli.

Selain menu Mie ayam juga tersedia menu bakso, dan yang tidak kalah spesial adalah menu es sup buahnya.

Warung Mie Ayam Ceker ini buka setiap hari mulai pukul 07.00 WIB sampai 18.30 WIB.

Baca juga: Kuliner Unik di Klaten, Soto Kering atau Soto Garing Tanpa Kuah, Harga Murah Meriah

3. RM Ayam Goreng Sin di Jalan Sukowati, Ayam Kampung dan Sambal Terasinya Mantap

Sajian ayam goreng di RM Ayam Goreng Sin di Jalan Raya Sukowati, salah satu kuliner legendaris di Kabupaten Sragen, Sabtu (13/5/2023)
Sajian ayam goreng di RM Ayam Goreng Sin di Jalan Raya Sukowati, salah satu kuliner legendaris di Kabupaten Sragen, Sabtu (13/5/2023) (TribunSolo.com/Septiana Ayu)

Rumah Makan (RM) Ayam Goreng Sin merupakan salah satu jujugan Kuliner Legendaris di Kabupaten Sragen. 

Lokasinya di Jalan Raya Sukowati nomor 149, Kelurahan Sragen Kulon, Kecamatan/Kabupaten Sragen.

Tempat ini bisa dijangkau sekitar 45 menit dari pusat Kota Solo.

Menu satu-satunya di restoran yang buka sejak awal tahun 2000an ini adalah ayam goreng.

Ayam goreng yang diolah adalah jenis ayam kampung. 

Dengan diberi bumbu khusus, kemudian digoreng ke dalam minyak panas, ayam goreng matang dengan sempurna.

Selagi masih hangat, ayam kampung goreng ini cocok disantap dengan nasi putih dan sayur lalapan yang masih segar. 

Ayam kampung gorengnya lebih nikmat kala dinikmati dengan sambal terasi yang memiliki citarasa khas.

Sambal terasi itu baru diuleg setelah ada pesanan, sehingga memiliki rasa yang berbeda. 

Perpaduan rasa asin dan gurih dari ayam goreng beserta sambal terasi yang yahud, dijamin bagi anda yang baru pertama kali mencicipi mengerti alasan mengapa RM Ayam Goreng Sin ini sangat populer di Sragen.

Seorang karyawan, Sri Sulastri mengatakan RM Ayam Goreng Sin buka setiap hari mulai pukul 11.00 - 07.00 WIB.

Dalam sehari, ia bisa menghabiskan 15 ekor ayam kampung. 

Menurutnya, resto sederhana ini menjadi langganan para pejabat, mulai dari Mantan Sekda Sragen, Tatag Prabawanto, para anggota DPRD Kabupaten Sragen, dan para pegawai lainnya.

4. Segarnya Es Warna-warni, Harganya Murah, Tempatnya Estetik

Es warna warni racikan Dody Oktavian di Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Cantel Wetan, Kecamatan/Kabupaten Sragen, harganya murah, porsinya jumbo, Sabtu (27/5/2023).
Es warna warni racikan Dody Oktavian di Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Cantel Wetan, Kecamatan/Kabupaten Sragen, harganya murah, porsinya jumbo, Sabtu (27/5/2023). (TribunSolo.com / Septiana Ayu)

Bagi warga Sragen yang ingin mencari kuliner yang segar-segar, bisa mampir ke Es Warna Warni yang ada di Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Sragen Wetan, Kecamatan/Kabupaten Sragen.

Lokasinya sekitar 30 kilometer dari pusat Kota Solo.

Disana ada beragam sajian es, salah satunya yang legendaris adalah es warna warninya.

Jika dilihat sekilas, es warna warni ini tidak jauh berbeda dengan es buah lainnya, yang terdiri dari potongan buah segar, nata de coco, biji selasih, hingga agar-agar warna-warni.

Yang membedakan adalah penggunaan sirupnya yakni menggunakan sirup leci buatan sendiri.

Dengan begitu, tampilan es buahnya menjadi bening, sehingga warna-warni isiannya akan terlihat lebih menggoda.

Es warna warni ini sudah ada sejak restoran tersebut dibuka pada tahun 2013 yang lalu.

Pemilik kedai, Dody Oktavian mengatakan resep es warna warni diracik sendiri olehnya bersama sang istri, sehingga, es warna warni tersebut tidak ada duanya di Sragen.

Kedai Es Warna Warni juga menyediakan beragam menu makanan seperti nasi bento warna warni, hamburger, hotdog, nasi ayam ayam pedas, varian mie, spaghetti dan juga disediakan aneka snack dengan harga yang sangat terjangkau.

Suasana restorannya pun juga estetik dengan ornamen-ornamen serba klasik mulai dari meja kursi hingga hiasan dindingnya.

Bangunan restorannya juga merupakan rumah tua yang sengaja tidak diubah untuk memberi kesan pengunjung seperti makan di rumah sendiri.

Restoran Es Warna Warni buka setiap hari Senin-Sabtu mulai pukul 09.00-16.00 WIB. 

5. Wedang Angsle Mbah Ronde

Satu porsi wedang angsle Mbah Ronde di depan Kantor Pos Sragen.
Satu porsi wedang angsle Mbah Ronde di depan Kantor Pos Sragen. (TribunSolo.com/Septiana Ayu Lestari)

Wedang angsle sendiri merupakan minuman khas dari Jawa Timur yang menyerupai kolak.

Jika anda malas membuat atau tidak sempat membuat sendiri, bisa beli di Wedang Angsle Mbah Ronde. 

Lokasinya berada di Jalan Raya Sukowati, tepatnya di depan Kantor Pos Sragen atau di seberang Masjid Raya Al-Falah. 

Satu porsi wedang Angsle Mbah Ronde berisi ketan, kolang-kaling, agar-agar dan irisan roti.

Kemudian disiram wedang yang terbuat santan yang dijamin masih panas.

Dengan perpaduan rasa gurih dan manis, cukup ampuh menghangatkan badan, terlebih dinikmati saat hujan tiba. 

Pemilik gerobak Mbah Ronde, Rafif mengatakan dalam sehari ia bisa menjual lebih dari 170 porsi.

Selain wedang angsle, gerobak Mbah Ronde juga menjual wedang ronde. 

Wedang angsle Mbah Ronde ini sudah buka sejak tahun 2017.

Sehingga tak khayal pelanggannya kini cukup banyak.

Gerobak Mbah Ronde buka setiap hari, mulai dari pukul 16.00-00.00 WIB. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.