TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Warga Jambi yang menjadi korban penipuan scam pekerjaan di Kamboja, Andri Budi Sanjaya, menyebut KBRI Kamboja telah dihubungi pihak Dinas Sosial Kota Jambi.
Andri Budi menuturkan pihak Dinas Sosial Kota Jambi bertanya soal nama lengkap dan nomor telepon miliknya kepada KBRI Kamboja. Pihak dinas pihak yang menghubunginya bernama Yunita Indriwati.
“Katanya minta nama saya, minta WA saya. Ini yang saya tanyakan sama Pak Yosi, koordinator KBRI, sementara itu saja,” katanya, saat dihubungi via telepon WhatsApp, Senin (16/2/2026).
Sementara itu, dia menjelaskan situasi terkini di penampungan KBRI Kamboja.
Saat ini, sedang ada pemindahan lokasi wanita hamil yang sudah menikah dari Indonesia ke tempat yang lebih layak.
Sebab, sebelumnya penampungan itu campur dengan warga negara asal Cina (Tiongkok).
“Yang satu penampungan laki-laki, campur sama penampungan warga negara Cina. Yang satunya lagi khusus pasangan suami istri dan yang sedang hamil, beda lokasi, beda alamat,” jelasnya.
“Jadi, tempatnya ini sudah benar-benar penuh dan juga keadaan di sini memburuk karena beda tradisi. Toilet juga udah penuh. Ini sebagian dipindahkan lagi,” lanjutnya.
Andri menambahkan, rencananya pada Selasa (17/2/2026) mendatang akan diberangkatkan kembali 27 WNI ke Indonesia.
Dia menginformasikan 27 WNI itu berasal dari berbagai Provinsi di di Indonesia.
“Besok ada 27 orang yang tebang ke Indonesia, campur,” ujarnya singkat.
Baca juga: Daftar 5 Warga Jambi Korban Scam Kamboja yang Bisa Pulang, Ada Asal Muara Bulian
Baca juga: Jadwal Bus Tangerang-Jambi 17 Februari 2026, Harga Rp380 Ribu