Jelang Imlek dan Ramadan, Harga Telur dan Cabai di Samarinda Melonjak Tajam, Ini Rinciannya
Amelia Mutia Rachmah February 16, 2026 09:19 PM

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Harga bahan pokok di Samarinda mulai menunjukkan tren kenaikan signifikan menjelang perayaan Imlek dan bulan suci Ramadan 2026. 

Sejumlah komoditas utama seperti telur ayam dan cabai mengalami lonjakan harga yang mulai dirasakan masyarakat, khususnya ibu rumah tangga dan pelaku usaha kuliner.

Pantauan TribunKaltim.co di Pasar Baqa di Kecamatan Samarinda Seberang, Kota Samarinda pada Senin (16/2/2026).

Sejumlah komoditas dapur seperti telur ayam hingga cabai mengalami lonjakan harga yang membuat ibu rumah tangga harus memutar otak.

Para pedagang memprediksi, harga-harga ini masih berpotensi merangkak naik seiring semakin dekatnya hari besar keagamaan nasional (HBKN).

Baca juga: Curanmor Samarinda Seberang Terungkap, Pelaku Ditangkap Usai Ubah Identitas Motor Curian

Kaharuddin (48) salah satu pedagang telur, mengungkapkan bahwa kenaikan harga sudah terjadi dalam beberapa hari terakhir, rata-rata kenaikan mencapai Rp 2.000 per butirnya.

"Telur kecil sekarang Rp 57.000 per piring, telur sedang Rp 60.000, dan yang besar sudah Rp 63.000," ujar Alvin kepada TribunKaltim.co petang tadi.

Berikut rincian harga telur di Pasar Baqa hari ini;

  • Telur Ayam Ras: Rp 57.000 - Rp 63.000 per piring.
  • Telur Ayam Kampung: Rp 80.000 per piring.
  • Telur Bebek: Rp 85.000 per piring.

Menurut Alvin, pola kenaikan ini selalu berulang setiap tahun menjelang Ramadhan karena permintaan konsumsi rumah tangga dan pelaku usaha kuliner yang melonjak tajam.

Baca juga: Sambut Ramadan 2026, 150 Umat di Samarinda Gelar Pawai Tertib dan Penuh Syiar

Kenaikan paling "pedas" justru terjadi pada komoditas cabai.

Mardiana (51), pedagang cabai di pasar yang sama, mengungkapkan harga cabai rawit merah sudah menyentuh angka Rp 80.000 per kilogram.

Sebelumnya harga cabai rawit masih berada di kisaran Rp 45.000 hingga Rp 50.000.

"Rawit merah Rp 80.000, rawit hijau juga sama. Kalau lombok merah besar Rp 45.000," ujarnya.

Ditambahkannya, bahwa fluktuasi harga ini sangat bergantung pada pasokan dari luar daerah seperti Sulawesi dan Banjar.

Baca juga: Kadin Balikpapan Gelar Bazar Murah, Sembako Diskon hingga 50 Persen, Ini Jadwal dan Lokasinya

Jika cuaca buruk dan distribusi terhambat, harga bisa melonjak dalam hitungan jam.

Meski harga mulai naik, suasana Pasar Baqa terpantau mulai ramai namun belum mencapai puncaknya.

Ia menilai, banyak warga yang memilih untuk berbelanja secara bertahap atau mencicil karena saat ini masih berada di pertengahan bulan.

"Mungkin nanti pas sudah gajian baru pembeli membludak. Sekarang orang beli secukupnya dulu buat stok awal," sambungnya.

Selain telur dan cabai, beberapa komoditas sayur dan bumbu dapur lainnya masih terpantau relatif stabil meski ada kenaikan tipis, berikut rangkumannya:

  • Bawang Merah & Putih: Rp 40.000 per kg
  • Wortel: Rp 15.000–Rp 16.000 per kg
  • Tomat Kaltim: Rp 14.000 per kg
  • Kentang: Rp 17.000 per kg
  • Bawang Bombay: Rp 30.000 per kg

“Kami pedagang berharap distribusi barang dari Sulawesi dan Jawa tetap lancar, sehingga stok tetap aman hingga lebaran nanti, harga juga tidak semakin tinggi di pasaran,” tandasnya. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.