TRIBUNMANADO.CO.ID - Wakil Wali Kota Manado Richard Sualang mengucapkan selamat hari raya Imlek bagi warga Manado yang merayakan.
"Saya Wakil Wali Kota Manado Richard Sualang dan keluarga Sualang Mawardi mengucapkan selamat hari raya Imlek 2577 Kongzili kepada warga yang merayakan," kata dia Senin (16/2/2026).
Richard berharap, di tahun Kuda Api, warga diberikan keberkahan, kesehatan, kebahagiaan dan keberuntungan.
Ia juga berharap agar Imlek kali ini dapat memperkukuh semangat persaudaraan di kota Manado.
"Semoga harmoni dan persaudaraan selalu dirasakan Kota Manado yang kita cintai bersama," kata dia.
Semarak Imlek mulai terasa di Manado. Sejumlah lokasi dipasangi hiasan Imlek.
Salah satunya kantor Wali Kota Manado.
Amatan TribunManado.co.id pada Minggu (1/2/2026), terlihat pagar kantor Wali Kota dipasangi lampion.
Lampion dipasang di beberapa lokasi. Satu lokasi bersusun tiga.
Adanya lampion disana membuat suasana Imlek terasa kental.
Apalagi lapangan Tikala yang berada di depannya juga memasang hiasan lampion.
Lampion memang sangat identik dengan Imlek.
Benda ini telah ada sejak zaman Dinasti Han pada 220 SM.
Saat itu Biksu Buddha memasang lampion pada hari ke 15 Imlek.
Hal itu kemudian diadopsi masyarakat dan menyebar ke seluruh Cina.
Baca juga: Foto-foto Suasana di Klenteng Ban Hing Kiong, Thian Tan Kiong dan Kwan Kong Jelang Imlek 2026
Pernik Imlek mulai menghiasi Kota Manado, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut).
Imlek tahun 2026 jatuh pada Selasa, 17 Februari mendatang.
Salah satu lokasi yang memajang hiasan Imlek adalah lapangan Sparta Tikala di Kelurahan Tikala Ares, Kecamatan Tikala, Kota Manado.
Amatan TribunManado.co.id, Jumat (23/1/2026) siang, terlihat hiasan Imlek berupa booth di timur lapangan tersebut.
Dalam hiasan itu nampak gambar kuda pada dinding booth. Ada juga motif bunga serta kipas.
Hiasan ini meriah karena didominasi warna merah dan kuning.
Selama ini, Lapangan Sparta Tikala menjadi simbol toleransi.
Tempat tersebut sering dipasangi hiasan keagamaan sesuai dengan kalender hari raya.
Jika Natal, terpasang pohon Natal. Bila Idul Fitri terpasang ketupat. Dan kini terpasang hiasan Imlek.
Astry, seorang warga, menilai nuansa Imlek di Manado membuat kota ini kian indah.
"Kan banyak juga turis yang datang ke Manado," kata dia.
Selain indah, nuansa Imlek juga membuktikan bahwa kota Manado menjunjung tinggi toleransi. (Art)
Baca juga: Siap-siap, Malam Pergantian Tahun Imlek di Kampung Cina Manado Bakal Ada Kembang Api dan Barongsay