Lima Laga Kandang PSM Makassar Tanpa Kemenangan, Eks Pelatih Ingatkan Tomas Trucha
Sudirman February 16, 2026 09:22 PM

TRIBUN-TIMUR.COM - PSM Makassar tak pernah menang di kandang lima laga terakhir.

Lima laga terakhir PSM Makassar di Stadion BJ Habibie melawan Persebaya Surabaya, Malut United, Bali United, Semen Padang, dan Dewa United.

PSM Makassar vs Persebaya Surabaya 1-1, PSM Makassar vs Malut United 0-1, PSM Makassar vs Bali United 0-2, PSM Makassar vs Semen Padang 0-0, dan PSM Makassar vs Dewa United 0-2.

Padahal PSM Makassar merupakan tim yang disegani jika bermain di markasnya.

Saat ini merupakan era Tomas Trucha.

Baca juga: Saatnya Evaluasi Tomas Trucha? Intip Statistik Buruk PSM Makassar saat Kalah dari Dewa United

Suporter PSM Makassar mulai gerah dengan kekalahan PSM Makassar.

Pengamat Sepak Bola Assegaf Razak menyebut, pelatih Tomas Trucha bersama pemain PSM Makassar patut diberi warning dan dievaluasi. 

Khawatirnya kalau tak diingatkan, mereka tak terbebani.

 “Diberikan warning, jangan seenaknya. Kalah harus ada tanggung jawab (pelatih dan pemain),” sebutnya saat dihubungi Tribun-Timur.com, Minggu (15/2/2026). 

Assegaf juga mendorong peran manajemen di situasi sulit seperti ini. Manajemen wajib hadir memberikan motivasi. 

“Peran manajemen sangat penting, bukan hanya pelatih. Manajemen perlu memotivasi pemain bangkit,” tegas mantan Pelatih PSM Makassar ini.

Hal senada disampaikan Pengamat Sepak Bola Toni Ho. 

Ia mengatakan, manajemen lebih tahu evaluasi dilakukan. Cuma ia tak ingin ikut campur ke dalam.

“Mereka (manajemen) punya hak untuk mengevaluasi pelatih dengan hasil dicapai,” katanya saat dihubungi Tribun-Timur.com, Minggu.

Toni Ho menyoroti permainan PSM Makassar di dua laga kandang terakhir. 

Ia merasa PSM Makassar seperti tak bermain di markas. 

Tak ada pressing ketat ditunjukkan pemain PSM Makassar ketika lawan menguasai bola. Lawan pun berbuat seenaknya. 

“Hampir seluruh pemain tampil begitu. Tidak ada semangat, seakan-akan bermain bola sangat malas. Ada apa ini,” tegasnya dengan nada meninggi. 

Pelatih berlisensi AFC Pro ini melanjutkan, transisi positif Laskar Ayam Jantan dari Timur hampir tak ada. 

Akibatnya, tembakan dilepas minim. Cuma tujuh tembakan, itu pun hanya dua tepat ke gawang. 

“Pemain sangat minim lepas tembakan, padahal sudah masuk daerah target,” tuturnya. 

Selain itu, Toni Ho menilai pemain PSM Makassar banyak salah passing dan kontrol.

Padahal, hal tersebut sangat fundamental dalam sepak bola.

Skuad yang ada di tim ini adalah pemain profesional. Direkrut karena punya latar belakang bagus dan punya pengalaman. 

“Oke manusiawi kesalahan adam tapi kalau volumenya banyak, ada apa ini,” ujarnya. 

Toni Ho menyebut, PSM Makassar seperti kehilangan karakternya sekarang.

Tidak ada permainan cepat, berani berduel, ngotot dan daya juang tinggi.

PSM Makassar itu cepat terukur, ngotot, pantang menyerah,” tegasnya. 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.