Laporan Wartawan TribunnewsDepok.com, M Rifqi Ibnumasy
TRIBUNNEWSDEPOK.COM, BEJI - Universitas Indonesia (UI) menargetkan nilai dana abadi tembus Rp 1 triliun dalam kurun waktu 4 tahun.
Saat ini, Direktorat Alumni dan Dana Abadi (DADI) UI telah mengumpulkan dana abadi senilai Rp 280 miliar.
Rektor UI, Heri Hermansyah menilai, capaian dana abadi saat ini cukup baik dan selanjutkan melakukan langkah-langkah sistemik.
Baca juga: Curhat Kocak Menkeu Purbaya: Baru Jadi Menteri, BEM UI Sudah Suruh Turun
“Satu tahun saya jadi rektor, dana abadi kita meningkat dari Rp 193 miliar menjadi tadi, sudah ada komitmen sampai Rp 280 miliar kan nanti ya,” kata Heri, Senin (16/2/2026).
“Artinya dalam waktu 1 tahun meningkat hampir 80 persen kan kira-kira ya, Rp 193 miliar tambah Rp 90 miliar lah kira-kira,” sambungnya.
Heri juga mengakui, mensosialisasikan dana abadi UI tidaklah mudah dan banyak dinamikanya.
Meski demikian, banyak dukungan datang dari berbagai pihak untuk membantu menyumbang dana abadi UI.
“Ada korporat yang kemudian menyumbang Rp 50 miliar dari PT Paragon. Nah, kemudian juga ada filantropi-filantropi individu yang menyumbang Rp 5 miliar, Rp 1 miliar, sehingga kita mencapai dana tadi berada di rentang Rp 260-280 miliar,” jelasnya.
Selain itu, DADI UI juga ditugaskan untuk mengumpulkan dana abadi dengan berbagai strateginya baik dari event, filantropi, ataupun kerja sama.
Tak berhenti di situ, DADI UI juga harus mengelola dana yang sudah ada supaya menghasilkan profit yang optimal dan maksimal.
Terakhir, DADI UI memiliki tugas untuk menyalurkan dana abadi untuk mendukung peningkatan kualitas pendidikan, riset inovasi, dan juga beasiswa.
“Target kita di akhir tahun 2026 ini adalah kita mencapai Rp 900 miliar,” pungkasnya. (m38)