Pencurian di Polder VIP Bekasi, Dua Aki dan Puluhan Liter Solar Raib, Warga Khawatir Ancaman Banjir
Budi Sam Law Malau February 16, 2026 10:14 PM

WARTAKOTALIVE.COM, BEKASI -- Aksi pencurian menyasar fasilitas pengendali banjir di Perumahan Villa Indah Permai (VIP), RW 35, Kecamatan Bekasi Utara, Kota Bekasi.

Dua unit aki (accu) dan puluhan liter solar untuk operasional polder air dilaporkan hilang.

Peristiwa ini pertama kali diketahui warga pada Minggu (15/2/2026).

Baca juga: Diduga Sering Beraksi, Polisi Buru Pelaku Spesialis Pencurian di Hotel Berbintang di Jakarta

Namun, diduga aksi pencurian terjadi beberapa hari sebelumnya saat kondisi lokasi dalam keadaan sepi tanpa penjagaan.

Lucky, warga setempat, mengatakan perlengkapan vital yang hilang meliputi dua aki serta solar yang diperkirakan lebih dari 20 liter.

“Yang diambil itu dua aki sama solar untuk pengoperasian polder. Solar mungkin sekitar 20 liter lebih. Kayaknya dicurinya sudah beberapa hari lalu, tapi kemarin baru ketahuan,” ujar Lucky saat ditemui, Senin (16/2/2026).

Ia menambahkan, kejadian ini bukan yang pertama. Sebelumnya, satu unit aki juga pernah hilang di lokasi yang sama.

“Ini sudah dua kali kejadian. Sebelumnya satu aki yang hilang, sekarang dua aki sekaligus,” jelasnya.

Baca juga: Gasak Uang Tunai dan Logam Mulia, Pelaku Pencurian Ruko di Cimanggis Depok Ditangkap

Warga lainnya, Regi, mengungkapkan pelaku diduga berjumlah lebih dari satu orang. Mereka masuk dengan cara merusak pagar polder yang terkunci menggunakan gembok.

“Gemboknya dirusak pakai linggis. Kemungkinan pelakunya lebih dari satu orang. Gembok di bagian dalam juga dirusak, diduga pakai cairan kimia,” kata Regi.

Menurut warga, kawasan polder memang relatif sepi sehingga aksi pencurian tidak langsung terdeteksi.

“Sepi memang kawasan ini, jadi warga tidak sadar,” tambah Lucky.

Warga Khawatir Fungsi Polder Terganggu

Keberadaan polder air sangat vital bagi warga Villa Indah Permai, terutama saat musim hujan seperti sekarang. Polder berfungsi mengendalikan debit air dan mencegah banjir di kawasan permukiman.

Regi mengaku khawatir jika pencurian terus berulang, fungsi polder bisa terganggu dan berdampak langsung pada risiko banjir.

“Khawatir kami juga. Ini aki-nya baru beli lagi dari iuran warga, tapi sekarang saya taruh di rumah dulu. Takut kalau ditaruh di polder hilang lagi,” ujarnya.

Pasca kejadian, warga meminta Ketua RW 35 memfasilitasi pemasangan CCTV di area polder untuk meningkatkan keamanan dan mencegah aksi serupa terulang.

Hingga kini, warga berharap ada perhatian lebih terhadap pengamanan fasilitas umum tersebut, mengingat perannya yang krusial dalam menjaga lingkungan dari ancaman banjir.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.