TRIBUNJAKARTA.COM - Atlet junior cabang olahraga panahan asal DKI Jakarta, Muhammad Sakhi Athaillah menyabet empat medali emas dalam ajang International ASCI Open 3 Tahun 2026 yang digelar di Sentul, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Gelar tersebut melengkapi prestasi Sakhi sebelumnya yang berhasil meraih lima emas di Kejurnas Panahan Antar Club 2025 bulan Desember 2025 yang berlangsung di Supper Soccer Arena Kudus, Jawa Tengah pada katagori Recurve U15 40 meter Putra.
Pada ajang kompetisi International ASCI Open 3 Tahun 2026 di kategori Recurve U-15 jarak 40 meter putra, siswa SMP Budi Cendekia Islamic School yang tergabung di DAD Archery Club itu mencatatkan nilai 673 sekaligus menjadi nilai terbaik (best score) pada babak kualifikasi.
Tak hanya itu, ia juga meraih emas pada nomor eliminasi individu putra.
Prestasi membanggakan lainnya diraih pada nomor beregu putra bersama Raqilla Irsyam Rosyadi dan Ziqra Zein Tubagus Chan dengan total nilai 1.983.
Sakhi juga menyumbangkan emas pada nomor beregu campuran (mix team) bersama Syakila Razati Kamilia dengan skor 1.320.
Kejuaraan yang memasuki tahun ketiga ini diikuti peserta dari berbagai daerah di Indonesia, seperti Jawa Barat, Jawa Tengah, DKI Jakarta, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, dan Sulawesi.
Selain itu, turnamen ini juga diikuti atlet dari sejumlah negara, antara lain Singapura, Malaysia, India, Amerika Serikat dan Indonesia.
Tidak berhenti di situ, pada Minggu (15/2/2026), Sakhi kembali bertanding di kategori Recurve Umum jarak 70 meter putra.
Pada nomor beregu putra, ia berhasil meraih medali perunggu bersama Muhammad Rasya Tadayon dan Raynard Alvin Mutammim dengan total skor 1.836.
Muhammad Sakhi Athaillah mengaku bersyukur atas pencapaian yang diraihnya dalam kejuaraan berskala internasional ASCI Open 3 Tahun 2026.
“Alhamdulillah, saya sangat bersyukur bisa meraih empat medali emas di kategori U-15 dan satu medali perunggu di kategori umum. Ini menjadi motivasi bagi saya untuk terus berlatih lebih keras dan meningkatkan kemampuan," kata Sakhi, Senin (16/2/2025).
Ia juga menyampaikan terima kasih dan rasa syukur kepada semua pihak yang terus memberikan dukungan penuh dalam setiap proses latihan maupun kompetisi yang dijalani.
"Secara khusus, prestasi ini juga saya persembahkan untuk coach Devi yang sedang menjalani perawatan medis.
Semoga ke depan saya bisa terus mengharumkan nama DKI Jakarta dan Indonesia di ajang yang lebih tinggi," terangnya.
Sementara itu, Owner DAD Archery, Denny Decko yang saat ini juga menjadi Head Coach Tim Nasional Panahan Singapura mengaku bangga dengan prestasi yang diraih anak didiknya.
"Saya sungguh berbahagia karena banyak talenta-talenta muda di DAD Archery, termasuk Sakhi yang bisa meraih prestasi membanggakan. Semoga nantinya mereka juga bisa berprestasi di kompetisi lain, baik di tingkat lokal maupun internasional," ucapnya.
Sementara itu, Pengurus sekaligus pelatih DAD Archery Club, Devi Syah Putra menambahkan, dalam kompetisi ASCI Open 3 Tahun 2026, atlet DAD Archery Club meraih medali terbanyak dengan perolehan 10 emas, empat perak dan 12 perunggu.
"Alhamdulillah, Sakhi mampu memberi kontribusi empat emas dan satu perunggu. Sehingga, dalam kompetisi ini DAD Archery berhasil meraih gelar Juara Umum," kata dia.