TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN- Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mendorong percepatan penyelesaian revitalisasi Stadion Teladan.
Ia ingin stadion legendaris itu segera difungsikan, terlebih jika ditetapkan sebagai venue turnamen AFF U-20 tahun ini.
Penegasan itu disampaikan Rico Waas usai meninjau langsung Stadion Teladan bersama Wakil Wali Kota Zakiyuddin Harahap, anggota Komite Eksekutif PSSI Arya Sinulingga, Tim Teknis Kementerian Pekerjaan Umum Johanes Lubis, serta jajaran OPD terkait, Senin (16/2/2026).
Rombongan menyisir area stadion di Kelurahan Teladan Barat dan mengecek langsung kondisi lapangan hingga fasilitas penunjang yang ditargetkan bertaraf internasional.
Dari hasil peninjauan, Rico menyebut struktur utama bangunan pada dasarnya telah rampung dan kini memasuki tahap penyempurnaan.
“Struktur bangunan sebenarnya sudah terbangun, tinggal penyelesaiannya. Dari Pemko Medan, yang menjadi bagian kami sudah selesai melalui APBD. Sekarang kita menunggu pekerjaan kementerian, setelah itu kita lengkapi kebutuhan akhir,” tegas Rico.
Ia menekankan, percepatan kini bergantung pada penyelesaian pekerjaan yang menjadi kewenangan Kementerian Pekerjaan Umum.
Johanes Lubis menjelaskan, tahap finishing seperti acian, plester, dan pemasangan keramik ditargetkan rampung bulan ini.
Namun, masih ada pekerjaan tahap kedua berupa pemasangan kursi stadion yang diperkirakan membutuhkan waktu sekitar tiga bulan.
“Target finishing mudah-mudahan bulan ini selesai. Untuk kontrak tahap dua pemasangan kursi, kita kejar sekitar tiga bulan agar bisa mendukung pertandingan yang direncanakan digelar di Sumatera Utara. Kami terus berkoordinasi dengan Pak Wali Kota dan Pak Arya untuk penyelesaian akhir,” ujarnya.
Rico mengingatkan, revitalisasi stadion ini sudah lama dinantikan masyarakat. Ia meminta seluruh pihak menjaga komitmen agar proyek tersebut tidak kembali molor.
“Kita sudah menunggu sejak tahun lalu. Ini bukan sekadar proyek fisik, tapi kebanggaan daerah dan nasional. Stadion ini milik kita bersama, jadi harus bisa sesegera mungkin diselesaikan,” ucapnya.
Sementara itu, Arya Sinulingga mengungkapkan pihaknya akan menurunkan tim penilai pekan depan untuk mengecek detail kesiapan stadion.
Langkah itu menjadi bagian dari proses penentuan venue AFF U-20 yang diperkirakan berlangsung pertengahan Juni mendatang.
Menurut Arya, penyelenggaraan turnamen mensyaratkan dua stadion, yakni Stadion Teladan dan Stadion Sumut di wilayah Sumatera Utara. Jika dipercaya menjadi tuan rumah, dampak ekonominya diyakini signifikan.
“Medan ini strategis, dekat dengan Singapura dan Malaysia. Potensi kedatangan suporter internasional sangat besar. Ini peluang bagi daerah,” pungkasnya.
(Dyk/Tribun-Medan.com)