Tribunlampung.co.id, Bandung - Seorang suami berinisial YD (47) tega menusuk sang istri, EN (39) hingga tewas di rumahnya di Kecamatan Bojongsoang, Kabupaten Bandung, Senin (16/2/2026) dini hari.
"Kami bisa ungkap pelakunya adalah suami korban inisial YD, tidak berselang lama pelaku bisa kami amankan tidak jauh dari rumah korban," ucap Kapolsek Bojongsoang Kompol Undi Kurnia saat dikonfirmasi TribunJabar, Senin (16/2/2026).
Kata Undi, pelaku saat ini telah dibawa ke Mapolresta Bandung untuk menjalani pemeriksaan. Untuk motifnya, sementara aksi tersebut dipicu karena pelaku sakit hati oleh perkataan korban.
"Pelaku dan korban awalnya cekcok. Terus korban diduga mengeluarkan kata kasar yang membuat pelaku sakit hati dan menusuk korban," ujarnya.
Undi menyebut, jasad korban pertama kali ditemukan oleh anak sulung korban, yaitu LAT (14). LAT menemukan ibunya tergeletak bersimbah darah di kamar lantai tiga rumah mereka.
Baca juga: Istri Bersimbah Darah Diduga Dihabisi Suami, Jasadnya Ditemukan Anak Sulung
"Sekitar jam 01.15 WIB saudara korban mendapatkan telepon dari anak korban LAT. Kemudian langsung mendatangi rumah korban dan mendapati korban tergeletak meninggal dunia," katanya.
Adapun pihaknya menerima laporan dugaan pembunuhan itu pada pukul 02.00 WIB dan mendatangi lokasi.
"Iya benar (telah terjadi pembunuhan). Jadi kami menerima laporan pada pukul 02.00 WIB (dini hari) dan langsung mendatangi lokasi kejadian," ujarnya
EN ditemukan dalam kondisi meninggal dunia dengan sejumlah luka tusuk di tubuhnya.
Setelah kejadian itu, saudara korban kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Bojongsoang. Di mana, kepolisian langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Sedangkan jenazah korban dievakuasi ke RS Sartika Asih Kota Bandung untuk pemeriksaan lebih lanjut. Dari pemeriksaan awal, ditemukan luka tusuk di bagian perut dan tangan korban.
Tak sampai disitu, polisi pun langsung melakukan penyelidikan dengan memeriksa sejumlah saksi dan mengumpulkan barang bukti. Hasilnya, pihak kepolisian menemukan petunjuk pelaku dugaan pembunuhan.