Tribunlampung.co.id, Jakarta - Pengakuan mengejutkan wanita bernama Nunun (60) yang mengaku menjadi korban penipuan dan penggelapan uang oleh Vicky Prasetyo sebesar Rp700 juta.
Dalam konferensi pers bersama kuasa hukumnya, James Tambunan, di Jatinegara, Jakarta Timur, Senin (16/2/2026), Nunun tampak tak kuasa menahan tangis.
Ia mengungkap kronologi penipuan yang menguras uangnya hingga ratusan juta. Lewat pernyataannya, ternyata sang presenter berjanji menggandeng suaminya -kini sudah cerai- sebagai Wakil Bupati Bandung Barat 2024.
“Uang itu diminta dengan janji politik. Klien kami diyakinkan bahwa mantan suaminya akan ditandemkan sebagai calon wakil bupati. Selain itu, dijanjikan akan dikembalikan dalam waktu tiga hari,” ujar James, dikutip dari Tribunnews.
Nunun menuturkan, uang tersebut ditransfer langsung ke rekening pribadi atas nama Vicky Prasetyo. Ia mengaku terpaksa mengorbankan tabungan masa tua dan anaknya demi memenuhi permintaan tersebut.
Baca juga: Vicky Prasetyo Beberkan Pesona Pinkan Mambo yang Buatnya Luluh
“Karena diyakinkan dan demi mendukung suami saya waktu itu, saya serahkan uang tabungan anak saya. Tapi setelah uang diterima, pencalonan itu tidak pernah terjadi dan uang tidak dikembalikan,” ujarnya sambil menangis.
Menurut Nunun, setelah pencalonan gagal, Vicky berulang kali menjanjikan pengembalian uang.
Beberapa upaya telah dilakukan, namun gagal. Hingga hampir dua tahun berlalu, janji tersebut tidak pernah direalisasikan.
James menilai perbuatan tersebut memenuhi unsur pidana penipuan dan penggelapan.
“Kalau bicara hukum, unsur Pasal 372 dan 378 KUHP sudah terpenuhi. Ada janji, ada penyerahan uang, dan ada kerugian nyata yang dialami klien kami,” tegasnya.
Ia menambahkan, pihaknya telah melaporkan kasus tersebut ke Polres Cimahi sejak 2024.
“Sudah dilaporkan, ada bukti transfer, bukti percakapan, dan saksi. Tapi sampai hari ini belum ada kepastian hukum,” ujarnya.
Sementara itu, Nunun berharap uang yang dipinjamkan segera dikembalikan karena berdampak besar pada kehidupan keluarganya.
“Saya cuma minta uang saya dikembalikan. Itu untuk kehidupan saya dan anak-anak,” pungkasnya.