Prabowo Subianto Calon Presiden Terkuat 2029
Muh Hasim Arfah February 16, 2026 11:19 PM

TRIBUN-TIMUR.COM- Sejumlah survei terbaru menempatkan Presiden Prabowo Subianto sebagai figur dengan tingkat elektabilitas tertinggi dalam bursa calon presiden (capres) 2029.

Hasil ini menjadi gambaran awal peta persaingan politik menjelang kontestasi nasional empat tahunan tersebut.

Survei nasional yang dirilis Indonesia Public Institute (IPI) mencatat elektabilitas Prabowo berada di angka 22,3 persen.

 Ia unggul atas sejumlah nama lain, seperti Gibran Rakabuming Raka (12,2 persen), Ganjar Pranowo (9 persen), Anies Baswedan (8,5 persen), Dedi Mulyadi (7,9 persen), serta Sjafrie Sjamsoeddin (7,5 persen).

IPI menilai persepsi positif terhadap stabilitas ekonomi dan keberlanjutan program pemerintah menjadi faktor penting yang mendongkrak dukungan terhadap Prabowo.

Pertumbuhan ekonomi kuartal IV sebesar 5,26 persen turut memperkuat keyakinan publik terhadap kondisi nasional.

Selain IPI, Lembaga Indekstat juga merilis hasil survei dinamika politik nasional pada awal 2026.

Baca juga: PAN Usul Pasangan Prabowo-Zulhas, Sekjen PSI: Soal Cawapres 2029 Kami Serahkan

Dalam survei terbuka atau top of mind, saat responden bebas menyebutkan nama capres pilihan jika pemilu digelar hari ini, Prabowo meraih dukungan 60,1 persen.

 Di posisi kedua terdapat Anies Baswedan dengan 10,6 persen, disusul Dedi Mulyadi 5,3 persen.

Pada simulasi tertutup dengan 16 nama capres, Prabowo kembali memimpin dengan 48,9 persen.

Dedi Mulyadi memperoleh 16,9 persen, Anies Baswedan 10,1 persen, Purbaya Yudhi Sadewa 4,4 persen, Gibran Rakabuming Raka 3,7 persen, Ganjar Pranowo 3,4 persen, Basuki Tjahaja Purnama 2,3 persen, Agus Harimurti Yudhoyono 0,9 persen, dan Mahfud MD 0,7 persen. 

Sementara itu, pemilih yang belum menentukan pilihan (undecided voters) berada di kisaran 7,4 persen.

Indekstat juga mencatat tingkat keyakinan pemilih terhadap pilihannya masih 67,3 persen. Sebanyak 27,5 persen responden mengaku masih mungkin mengubah pilihan. Alasan utamanya karena belum mengetahui secara detail program dan visi-misi calon (32,3 persen), masih menilai kinerja atau merasa ragu (26,4 persen), menunggu penetapan resmi calon (10,9 persen), serta mempertimbangkan situasi politik karena waktu pemilu masih lama (10,9 persen).

Survei Indekstat dilaksanakan pada 11–25 Januari 2026 dengan melibatkan 1.200 responden yang memiliki hak pilih pada Pemilu 2029. Metode yang digunakan adalah multistage random sampling dengan margin of error sekitar 2,9 persen. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara tatap muka oleh enumerator terlatih, dengan komposisi responden proporsional dan seimbang antara laki-laki dan perempuan.

Meski berbagai survei menempatkan Prabowo di posisi teratas, para peneliti menegaskan bahwa dinamika politik menuju 2029 masih sangat cair. Perkembangan ekonomi, stabilitas politik, komunikasi publik, serta konfigurasi koalisi partai akan menjadi faktor penentu arah elektabilitas dalam beberapa tahun ke depan.

Gerindra Apresiasi Dukungan untuk Prabowo di Pilpres 2029

Sekretaris Jenderal Partai Gerindra, Sugiono, menyampaikan apresiasi atas dukungan sejumlah tokoh dan partai politik yang mulai menyatakan dukungan kepada Presiden Prabowo Subianto untuk kembali maju pada Pemilihan Presiden 2029.

Pernyataan tersebut disampaikan Sugiono di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (6/2/2026). Ia menilai dukungan yang muncul tidak terlepas dari kesamaan visi dan arah perjuangan politik.

Menurut Sugiono, dalam satu tahun kepemimpinan Presiden Prabowo, pemerintah dinilai tetap konsisten menjalankan program-program yang telah dicanangkan. Ia menyebut, kesamaan cita-cita dan komitmen dalam menjaga arah kebijakan menjadi alasan menguatnya dukungan politik tersebut.

Meski demikian, saat ditanya mengenai kemungkinan pasangan calon wakil presiden (cawapres) yang akan mendampingi Prabowo pada 2029, Sugiono menegaskan bahwa partainya belum membicarakan hal tersebut. Ia memastikan pembahasan soal pendamping Prabowo sama sekali belum menjadi agenda internal partai.

Sugiono juga mengingatkan bahwa kontestasi 2029 masih cukup jauh dan berbagai dinamika politik bisa saja terjadi dalam kurun waktu tersebut. Karena itu, Gerindra memilih untuk tetap fokus mengawal jalannya pemerintahan saat ini.

Ia menambahkan, prioritas utama partai adalah memastikan seluruh program yang telah diluncurkan Presiden Prabowo berjalan optimal dan memberi dampak nyata bagi masyarakat. Menurutnya, agenda tersebut merupakan tugas besar yang harus diselesaikan sebelum berbicara lebih jauh mengenai agenda politik 2029.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.