Andi Sukri Titip Penguatan Jurnal SINTA dan Peran Strategis ke 692 Alumni Baru Unismuh
Ari Maryadi February 16, 2026 11:19 PM

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR — Usai pelaksanaan Wisuda ke-87 Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar, Wakil Rektor I Bidang Akademik, Prof Andi Sukri Syamsuri, menegaskan pentingnya penguatan mutu akademik, khususnya melalui peningkatan kualitas jurnal terakreditasi SINTA dan kontribusi alumni di tengah masyarakat.

Pada wisuda yang digelar Senin, 16 Februari 2026, Unismuh Makassar mengukuhkan 692 wisudawan, menambah jumlah alumni yang kini telah melampaui 125 ribu orang secara kumulatif.

Menurut Prof Andis, sapaan akrab Warek I Unismuh, para lulusan tidak hanya diharapkan membawa gelar akademik, tetapi juga menunjukkan jati diri sebagai alumni Unismuh yang berintegritas dan berdampak.

“Alumni harus memperlihatkan identitasnya sebagai lulusan Unismuh Makassar. Apa yang mereka lakukan di masyarakat harus memberi manfaat. Mereka juga menjadi jembatan antara kampus dan masyarakat,” ujar Prof Andis, yang juga Ketua Umum DPP IKA Unismuh. 

Ia menambahkan, alumni diharapkan aktif dalam pengembangan persyarikatan Muhammadiyah di daerah masing-masing, baik di tingkat ranting maupun cabang, sehingga kontribusi keilmuan dan nilai-nilai Islam berkemajuan terus berkelanjutan.

Penguatan Jurnal dan Budaya Riset

Dalam bidang akademik, Prof. Andis menyoroti capaian signifikan Unismuh Makassar dalam pengelolaan jurnal ilmiah terakreditasi.

Saat ini, sejumlah jurnal di lingkungan Unismuh telah terindeks dan terakreditasi SINTA 1 hingga SINTA 6.

Ia menegaskan, penguatan jurnal bukan sekadar target administratif, melainkan bagian dari transformasi menuju universitas riset.

“Kita terus mendorong agar program studi tidak hanya fokus pada pengajaran, tetapi juga memperkuat budaya meneliti dan menulis. Jurnal terakreditasi menjadi indikator bahwa ekosistem akademik kita berjalan dengan baik,” jelasnya.

Budaya publikasi ilmiah di Unismuh terus meningkat.

Bahkan, terdapat mahasiswa yang menyelesaikan studi melalui jalur publikasi pada jurnal terakreditasi SINTA 2 tanpa skripsi.

Hal ini, menurut Prof Andis menunjukkan perubahan paradigma akademik yang semakin progresif.

“Ini membuktikan bahwa mahasiswa kita mampu bersaing secara ilmiah. Karya mereka tidak hanya tersimpan di perpustakaan, tetapi dipublikasikan dan dibaca secara nasional,” tambahnya.

Komitmen Menuju Research University

Prof. Andis juga menyampaikan bahwa Unismuh Makassar saat ini memiliki 72 program studi terakreditasi, dengan dominasi status Unggul dan Baik Sekali.

Capaian ini merupakan hasil kerja kolektif sivitas akademika di bawah arahan pimpinan universitas.

Menurutnya, penguatan jurnal SINTA, peningkatan jumlah dosen bergelar doktor, serta bertambahnya dosen bersertifikat pendidik menjadi fondasi penting dalam roadmap Unismuh menuju Research and International Reputable University.

“Semua ini adalah hasil kerja keras bersama. Ke depan, kita ingin riset dan publikasi menjadi tradisi, bukan lagi pengecualian,” tegasnya.

Menutup wawancara, Prof. Andis mengajak seluruh lulusan Wisuda ke-87 untuk terus menjaga nama baik almamater dan berkontribusi nyata bagi masyarakat.

“Gelar akademik adalah amanah. Jadikan ilmu sebagai cahaya yang memberi manfaat. Itulah ciri alumni Unismuh Makassar,” pungkasnya.

Menurut Prof Andis, sarana untuk menulis di Sinta juga telah terbantu dengan hadirnya beberapa kategori Akreditasi Jurnal di Universitas Muhammadiyah Makassar (Unismuh Makassar) yang baru baru ini mendapatkan Reakreditasi yakni

Sinta 1 yakni Otoritas: Jurnal Ilmu Pemerintahan.

Sinta 2 yakni Inovice: Jurnal Ilmu Akuntansi.

Sinta 3 yakni  Jurnal Ar- Ribh.

Sinta 3 yakni Kybernology : Journal of Government Studies.

Sinta 3 yakni Jurnal Ilmu Manajeman Profitability

Sinta 3 yakni Amnesty : Jurnal Riset Perpajakan.

Sinta 4 yakni Jurnal Ekonomi Balance.

Sinta 5 Sigma: Jurnal Pendidikan Matematika

Sinta 6 Jurnal Kependidikan  Media

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.