SURYA.CO.ID, GRESIK - Umat Tionghoa menggelar doa bersama pergantian tahun baru Imlek 2577 di Tempat Ibadah Tri Dharma (TITD) Klenteng Kim Hin Kiong, Jalan Setia Budhi, Kecamatan Gresik, Senin (16/2/2026) malam.
Dalam pergantian tahun tersebut, Umat Tionghoa mendoakan agar semua masyarakat Indonesia sejahtera.
"Doa kita yaitu agar masyarakat Indonesia semua sejahtera," kata Suranto kepada SURYA.co.id.
Selain itu, Sutanto juga mengingatkan agar alam semesta tetap dijaga, agar bencana alam banjir dan longsor dapat dicegah.
Baca juga: Atraksi Barongsai Tonggak hingga Mulan The Musical Meriahkan Imlek di Ciputra World Mall Surabaya
"Bencana alam yang terjadi berupa longsor dan banjir, itu cobaan dari Tuhan, akibat ulah manusia sendiri yang membabat hutan, membuang sampah sembarangan," imbuhnya.
Sementara Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution, meninjau kesiapan pengamanan di Klenteng Kim Hin Kiong TITD.
Kegiatan tersebut untuk memastikan seluruh rangkaian ibadah umat Tionghoa berjalan aman, nyaman dan khidmat.
Sejumlah personil disiagakan di area Klenteng untuk mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas serta mengatur arus lalu lintas di sekitar lokasi.
Dalam kunjungannya, Kapolres AKBP Ramadhan didampingi jajaran Pejabat Utama (PJU) Polres Gresik, di antaranya Kasat Narkoba AKP Ahmad Yani, Kasat Intelkam Iptu Bagas Indra Wicaksono, hingga Kapolsek Gresik Kota Iptu Muhammad Kevin Ramadhan.
Kehadiran rombongan Kepolisian disambut Ketua Klenteng Kim Hin Kiong, Sutanto, beserta jajaran pengurus.
AKBP Ramadhan Nasution mengatakan, kehadiran Polri bukan sekadar memastikan aspek teknis pengamanan, melainkan untuk memperkuat silaturahmi dan komunikasi dengan tokoh agama serta pengurus rumah ibadah.
Dari kunjungan tersebut, Kapolres AKBP Ramadhan juga mengimbau seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga ketertiban selama perayaan berlangsung, sehingga suasana damai dan penuh kebersamaan dapat terus terpelihara.
“Kunjungan ini untuk memastikan pengamanan Tahun Baru Imlek berjalan optimal. Kami ingin menjalin komunikasi yang baik dengan para tokoh agama dan pengurus tempat ibadah demi menjaga harmoni serta toleransi di Kabupaten Gresik,” kata Kapolres AKBP Ramadhan, kepada wartawan.