QR Code MyPertamina Bermasalah untuk Transaksi BBM Subsidi, Begini Cara Mengatasinya
Firmauli Sihaloho April 04, 2026 11:29 AM

TRIBUNPEKANBARU.COM - Keluhan masyarakat bermunculan akibat terganggunya akses QR Code untuk pembelian BBM subsidi.

Terkait keluhan itu, Pertamina Patra Niaga menjelaskan bahwa kendala tersebut dipicu oleh proses pembaruan data konsumen.

Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun, menyampaikan bahwa saat ini perusahaan sedang melakukan evaluasi terhadap sistem distribusi Pertalite dan Biosolar.

“Saat ini Pertamina Patra Niaga sedang melaksanakan evaluasi sistem melalui proses pembaruan dan penyesuaian data konsumen,” ujar Roberth kepada Kompas.com, Sabtu (4/4/2026).

Ia menjelaskan pembaruan dilakukan untuk mencocokkan data pengguna dengan kepemilikan kendaraan. Langkah ini juga diklaim untuk memastikan subsidi tepat sasaran.

“Kegiatan ini merupakan aktivitas rutin yang dilakukan sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas data dan optimalisasi layanan distribusi BBM subsidi sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” kata dia.

Dampaknya, sebagian data konsumen menjadi tidak aktif. Pengguna yang terdampak diminta mendaftar ulang agar bisa kembali mengakses BBM subsidi.

“Proses pendaftaran ulang dapat dilakukan seperti sebelumnya dengan proses yang mudah dan cepat sehingga masyarakat yang berhak dapat kembali menikmati layanan BBM subsidi dengan lancar,” ucap Roberth.

Baca juga: 9 Ketua Ormas Sambangi Jokowi di Solo, Darmizal Bongkar Isi Pertemuan Tertutup Itu

Baca juga: Terungkap Tempat dan Tanggal Lahir Bayi Laki-Laki yang Dibuang di Kampar, Orangtuanya Tersangka

Di sisi lain, keluhan muncul di media sosial. Sejumlah pengguna mengaku QR Code mereka tiba-tiba tidak bisa digunakan meski sebelumnya aktif.

“Yang systemnya, dihapus Pertamina tanggal 1 April, bisa mendaftarkan kembalinya tanggal 2 April. Kemudian baru di verifikasi di tanggal 3 april. Yang artinya kendaraan baru bisa mengakses barcode subsidi di 2x24,” tulis akun @inzagh*****.

Keluhan serupa disampaikan pengguna lain yang mengaku data kendaraannya hilang dari aplikasi.

“Terjadi juga di saya, per hari ini pas mau ngisi tau2 barcode gak bisa digunakan, waktu cek ke app MyPertamina datanya ilang. Padahal itu barcode sudah bertahun2 digunakan, nopol masih sama, kok bisa datanya gak ada dan barcode gak bisa digunakan?” tulis akun udt***.

Operator SPBU juga melaporkan kasus serupa di lapangan.

“Saya operator disuatu SPBU, dari kemarin sampai hari ini terhitung ada lebih dari 40 kendaraan yang barcodenya secara tiba tiba tidak bisa digunakan. Kami sudah tanya ke pihak Pertamina dan hanya diarahkan untuk mereset kembali ke web subsidi tepat,” tulis akun kh_ang*****.

Situasi ini menunjukkan ada jeda akses bagi sebagian pengguna saat proses verifikasi ulang berlangsung. Proses ini memakan waktu hingga dua hari, sehingga memicu antrean dan ketidakpastian di lapangan.

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.