TRIBUNPEKANBARU.COM - Ketua Umum Relawan Jokowi untuk Prabowo-Gibran (ReJO), HM Darmizal, bersama delapan pimpinan organisasi kemasyarakatan (ormas) mengunjungi Presiden ke-7 RI Joko Widodo di kediamannya di Solo, Jawa Tengah.
Pertemuan yang berlangsung kurang lebih 45 menit itu mencuri perhatian publik.
Banyak pihak menilai, pertemuan ini bukan sekadar silaturahmi, melainkan sinyal kuat adanya upaya konsolidasi dari berbagai elemen masyarakat sipil untuk memastikan keberlanjutan agenda pembangunan nasional di bawah kepemimpinan pemerintahan yang baru.
“Kami, sembilan Ketua umum Ormas, sepakat mengawal pemerintahan Prabowo–Gibran agar tetap guyub, solid, dan fokus bekerja untuk rakyat sampai Indonesia benar-benar menjadi bangsa yang makmur,” kata Darmizal dalam keterangan yang diterima, Sabtu (4/4/2026).
Dia mengatakan silaturahmi ini juga menjadi momentum strategis dalam memperkuat persatuan nasional, terutama dalam memastikan transisi pemerintahan berjalan harmonis dan berkelanjutan.
Delapan pimpinan ormas yang turut hadir yakni Muhammad Rahmad (Ketua Umum Usaha Perjalanan Wisata Indonesia), Asep Syaripuddin (Ketua Umum HIPPKI), Asep Hamdani, (Ketua Umum AP-LOG), Arya Wardhana (Ketua Umum Parade Nusantara), Andi Kurniawan (Ketua Umum Pemuda Patriot Nusantara), Lis Letty Jumiaty (Ketua Umum Petani Aren ReJO Nusantara), Teguh Sumarno dari Persatuan Guru Republik Indonesia, serta Alfons Matly dari Federasi Pekerja Pelayan Publik Indonesia (FPPPI).
Darmizal juga mengapresiasi sambutan hangat yang diberikan Joko Widodo dalam pertemuan tersebut.
“Alhamdulillah, kami diterima dengan sangat baik. Sambutan beliau penuh kekeluargaan, menegaskan keteladanan seorang negarawan dan guru bangsa,” ujarnya.
Menurutnya, pertemuan ini menjadi penegas semakin kuatnya dukungan dari berbagai elemen masyarakat terhadap kepemimpinan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka.
“Sekaligus menjadi pesan politik kebangsaan bahwa stabilitas, persatuan, dan kesinambungan pembangunan harus terus dijaga bersama oleh seluruh komponen bangsa,” pungkasnya.
Baca juga: Doa Orangtua Selalu Menyertai Rafif Hingga Lolos di Universitas Of Canterbury di New Zealand
Baca juga: Terungkap Tempat dan Tanggal Lahir Bayi Laki-Laki yang Dibuang di Kampar, Orangtuanya Tersangka
Kediaman mantan Presiden Joko Widodo di Sumber, Banjarsari, Kota Solo, menjadi sorotan unik di dunia maya dan nyata.
Sejumlah akun, salah satunya @indopium, memposting video seorang pemuda di gerbang kediaman Jokowi, lalu dinarasikan seolah meratap di depan rumah sang mantan presiden.
Narasi ini menyebut lokasi sebagai “spot paling hype buat anak muda Gen Z”.
Ajudan Jokowi, AKBP Syarif Fitriansyah, menanggapi santai fenomena ini.
“Kalau saya biasa saja,” ujarnya, Senin (16/2/2026)
Ia memastikan tidak ada pembatasan pengunjung setelah viralnya sebutan tersebut, sehingga masyarakat tetap bisa berfoto di depan rumah.
“Ya tetap biasa saja (tidak ada pembatasan pengunjung),” jelas Syarif.
Meskipun mendapat sindiran, Syarif mengaku belum mengetahui apakah Jokowi sendiri sudah menyadari julukan itu.
Momen libur Hari Raya Idulfitri dimanfaatkan masyarakat dari berbagai daerah untuk berkunjung, seiring tradisi silaturahmi Lebaran yang identik dengan kunjungan ke tokoh publik.
Salah satu pengunjung, Emmanuela (18), asal Sumatera Utara, mengaku datang secara spontan karena penasaran.
“Spontan saja kepikiran karena ingin jalan-jalan daripada bengong, kemudian main ke rumah Pak Jokowi,” ujarnya, Selasa (24/3/2026). Ia pun kaget dengan ramainya pengunjung.