Jakarta (ANTARA) - Wakil Ketua Umum Partai NasDem Saan Mustopa mengatakan bahwa partainya yang mengundang sejumlah elit partai politik (parpol) dalam agenda buka puasa bersama (bukber), sekaligus membicarakan upaya untuk menyukseskan program Presiden Prabowo Subianto.
Dia mengatakan agenda tersebut merupakan upaya menguatkan komunikasi dan kolaborasi bersama berbagai parpol. Adapun tokoh yang hadir mulai dari Wakil Presiden Ke-10 dan Ke-12 Jusuf Kalla, Ketua Harian Partai Gerindra Sufmi Dasco, Ketua DPP PDIP Puan Maharani, Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan, hingga Presiden PKS Al Muzammil Yusuf.
"Semua kita berpikir bagaimana ke depan ini pemerintahan ini bisa dibantu untuk bisa sukses, dan apa yang menjadi program-program dan kebijakan Presiden Prabowo itu bisa berhasil," kata Saan usai acara bukber tersebut, di NasDem Tower, Jakarta, Kamis.
Terkait wacana koalisi permanen, menurut dia, NasDem pun menegaskan tetap berada di barisan koalisi pemerintahan. Program-program seperti Makan Bergizi Gratis, Koperasi Merah Putih, dan lainnya, kata dia, akan tetap didukung oleh Partai NasDem.
Di samping itu, dia pun belum menyebutkan sosok yang akan didukung dari Partai NasDem untuk maju pada Pilpres 2029 karena masih fokus untuk pemerintahan Prabowo.
"Belum (bicara Pilpres 2029), kita masih konteksnya pembicaraan bagaimana pemerintahan ini kita bantu secara bersama-sama," katanya.
Partai NasDem menggelar agenda buka puasa bersama pada hari pertama bulan Ramadhan di NasDem Tower, Jakarta, Kamis, yang dihadiri oleh sejumlah tokoh, mulai dari Wakil Presiden Ke-10 dan Ke-12 Jusuf Kalla, Ketua Harian Partai Gerindra Sufmi Dasco, Ketua DPR RI Puan Maharani, hingga mantan Gubernur Jakarta Anies Baswedan.
Acara inti agenda buka puasa bersama itu dimulai sekitar pukul 17.30 WIB setelah Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh hadir di area kegiatan. Selain itu, buka puasa bersama itu juga digelar bersama sejumlah anak yatim.
Selain itu, sejumlah tokoh partai politik yang hadir di antaranya Wakil Ketua Umum PKB Jazilul Fawaid, Kertua Umum PAN Zulkifli Hasan, Presiden PKS Al Muzammil Yusuf, Bendahara Umum Partai Golkar Sari Yuliati, dan Anggota DPR RI lainnya.







