Fakta Warga Sumenep 'War' Tempat Tarawih Sejak Siang, Ternyata Ada Pembagian Amplop Rp300 Ribu
Moch Krisna February 20, 2026 11:03 AM

 

 

TRIBUNSUMSEL.COM - Mengawali puasa pertama di bulan di bulan Ramadhan 1447 H/2026, baru-baru ini, media sosial dihebohkan dengan video memperlihatkan ribuan warga memadati jalan hendak melaksanakan salat tarawih di Pajagalan, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur.

Dalam unggahan yang dibagikan akun Instagram @Lambe_Turah, Jumat (20/2/2026), dinarasikan warga Sumenep "war" tempat tarawih sejak siang hari.

Video tersebut memperlihatkan antusiasme luar biasa dari warga demi melaksanakan salat Tarawih pertama.

Bahkan, polisi lalu lintas ikut turun jalan untuk mengatur lalu lintas di sekitar badan jalan masjid.

Baca juga: Tarawih Perdana di Pendopoan Rumah Dinas Bupati Empat Lawang, Ketua TP PKK Ajak Perkuat Kebersamaan

Apa yang membuat jalanan tersebut begitu padat hingga jemaah rela menunggu berjam-jam sebelum waktu berbuka?

Rupanya di balik kerumunan ribuan jemaah itu, Diketahui bahwa lokasi tersebut merupakan masjid Naqsabandiyah milik keluarga Said Abdullah, anggota DPR RI asal Madura.

Sudah menjadi rahasia umum bagi warga setempat bahwa setiap malam Tarawih di bulan Ramadan, keluarga besar Said Abdullah sering mengadakan kegiatan sosial berupa pembagian sedekah sejak Rabu, (18/2/2026).

Berdasarkan informasi yang beredar, setiap jemaah yang hadir dan mengikuti rangkaian salat Tarawih mendapatkan amplop berisi uang tunai.

Nominalnya pun tidak main-main, yakni mencapai Rp300.000 per orang.

Dalam video yang viral, terlihat petugas membagikan amplop kepada para jemaah yang sudah memadati area masjid hingga ke halaman rumah warga.

Hal itu semakin membuat warga antusias berdatangan untuk salat tarawih di Kota Keris itu.

 

Rutin Setiap Tahun

Pembagian zakat mal tersebut menjadi agenda rutin yang dilakukan anggota DPR RI tersebut setiap bulan suci Ramadan.

Tim distribusi zakat mal Said Abdullah di Sumenep, Moh Fauzi mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bentuk kewajiban yang ditunaikan dalam setiap tahun, termasuk tahun ini.

"Pembagian zakat mal itu merupakan kewajiban yang ditunaikan oleh Bapak Said Abdullah dan rutin tiap tahun. Termasuk tahun 2026 ini," kata Moh Fauzi saat dikonfirmasi Tribunmadura.com, Kamis (19/2/2026).

Pada Ramadan 1447 Hijriah ini, zakat mal tersebut dibagikan secara serentak di delapan titik masjid dan musala.

Beberapa di antaranya yakni Masjid Laju dan Wakaf Abdullah di Kecamatan Sumenep, serta Masjid Fathimah binti Said Gauzan di Kecamatan Manding.

Ribuan jemaah yang mengikuti salat tarawih perdana Ramadan tampak menerima zakat mal berupa uang tunai yang dimasukkan dalam amplop putih tanpa logo maupun gambar tertentu.

"Alhamdulillah, distribusi zakat mal Bapak Said Abdullah berjalan lancar. Semoga bermanfaat dan bisa membantu meringankan kebutuhan jemaah pada Ramadan ini," ujarnya.

Baca juga: Profil dan Latar Belakang Prihati Pujowaskito Pensiunan Jenderal TNI jadi Dirut BPJS Kesehatan

 

Profil Said Abdullah

Dilansir dari Kompas.com, pria kelahiran Sumenep ini pernah mengenyam pendidikan di Universitas Imam Saud, Arab Saudi pada 1984.

Ia mengawali karier sebagai Ketua Dewan Perwakilan Cabang (DPC) Banteng Muda Indonesia Kabupaten Sumenep tahun 1982-1985.

Setelah itu, ia naik menjadi Sekretaris DPC PDI Kabupaten Sumenep tahun 1983-1988.

Said juga pernah menjadi Ketua Majelis Muslimin Indonesia Kabupaten Sumenep tahun 1984-1987.

Kariernya di bidang politik mulai menanjak ketika menjadi anggota DPR RI periode 2004-2009 sekaligus Wakil Bendahara PDI-P pada 2005-2010.

Ia juga terpilih kembali menjadi anggota DPR RI periode 2009-2014, 2014-2019, dan 2019-2024.

Said sempat mencalonkan diri sebagai Wakil Gubernur Jawa Timur bersama Bambang DH pada 2013, tetapi gagal.

Said juga pernah menjadi Ketua DPP PDI-P Bidang Perekonomian sekaligus anggota aktif DPR RI pada 2024.

Kini Said menjadi Ketua DPD PDIP periode 2025-2030.

Baca juga: Sosok Said Abdullah, Caleg DPR RI Peraih Suara Terbanyak se Indonesia, Segini Harta Kekayaannya

Said Abdullah terpilih menjadi Ketua DPD PDIP Jatim periode 2025-2030, Sabtu (20/12/2025). 

Said merupakan politisi yang sudah malang melintang tidak hanya di Jawa Timur namun juga nasional.

Tokoh asal Sumenep Madura ini juga merupakan Ketua DPP PDIP dan Ketua Banggar DPR RI. 

Said sebelumnya menjadi Ketua definitif DPD PDIP Jatim sejak Juli 2023 lalu.

Kontroversi Said Abdullah

Nama Said Abdullah pernah menjadi perbincangan hangat pada 2022 saat videonya yang sedang merokok di dalam pesawat pribadi, ramai dibicarakan di media sosial.

Terlihat dari video tersebut Said bersama beberapa orang rombongan sedang berada di dalam pesawat.

Menanggapi hal tersebut, Said mengatakan video yang dimaksud sudah diambil lama, lalu diramaikan kembali.

"Maaf, ini video sudah diviralkan tahun 2020 dan sekarang digoreng lagi," kata Said, dikutip dari Kompas.com, Minggu (18/9/2022).

Said menilai, viralnya video kala itu lantaran adanya wacana pemerintah dan Badan Anggaran DPR untuk menghapus pelanggan listrik 450 VA.

Said mengungkapkan, pembelokan isu tersebut sudah keluar dari aspek proporsionalitas.

 

Sering Bagi Amplop

Nama Said juga pernah viral pada 2023 karena bagi-bagi amplop Rp 300 ribu ke jamaah masjid.

Uang yang dibagikan dimasukkan ke amplop berlogo partai politik.

Said mengatakan, dalam video yang viral kala itu, dia bersama dengan pengurus cabang PDIP se-Madura membagikan sembako sebanyak 175.000 ke warga miskin.

Sebagian paket sembako dibagikan dalam bentuk uang tunai.

Said Abdullah mengaku, dirinya bersama para pengurus cabang PDIP se-Madura rutin membagikan sembako dan uang kepada warga fakir miskin.

Ia dengan tegas menampik melakukan money politic.

Menurut Said Abdullah, uang itu ia bagikan sepenuhnya ke rakyat dalam bentuk bantuan dan sembako.

Said Abdullah juga menjelaskan alasan mengapa terdapat logo PDIP di amplop yang dibagikannya.

"Kenapa ada logo PDI Perjuangan, sebab sebagian kader bergotong royong dan itu juga diniatkan zakat mal. Kegiatan ini dibarengkan dengan pembagian sembako. Dan kegiatan ini kami lakukan di luar masa kampanye yang diatur oleh KPU," ungkap Said Abdullah, dikutip dari Tribunnews.com, Senin (27/3/2023).

Politisi senior itu menyebut, hal itu jangan sampai digiring seolah melakukan kampanye apalagi praktik politik uang.

 

Harta Kekayaan Said Abdullah

Menurut elhkpn.kpk.go.id, Said terakhir kali menyerahkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) pada 31 Maret 2025/Periodik - 2024.

Berikut rincian harta kekayaan Said Abdullah:

II. DATA HARTA

A. 45 titik tanah dan bangunan dengan total Rp 66.587.528.091

B. ALAT TRANSPORTASI DAN MESIN Rp. 1.325.000.00

1. MOBIL, FORTUNER JEEP Tahun 2016, HASIL SENDIRI Rp. 100.000.000

2. MOBIL, LEXUS MINIBUS Tahun 2020, HASIL SENDIRI Rp. 600.000.000

3. MOBIL, FORTUNER JEEP Tahun 2023, HASIL SENDIRI Rp. 625.000.000

C. HARTA BERGERAK LAINNYA Rp. 6.585.000.000

D. SURAT BERHARGA Rp. 45.200.000.000

E. KAS DAN SETARA KAS Rp. 15.323.675.895

F. HARTA LAINNYA Rp. 779.049.597

Sub Total Rp. 135.800.253.583

III. HUTANG Rp. 34.500.000.000

IV. TOTAL HARTA KEKAYAAN (II-III) Rp. 101.300.253.583

(*)

Ikuti dan Bergabung di Saluran Whatsapp Tribunsumsel.com

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.