TRIBUN-SULBAR.COM, POLMAN – Polisi kini menyelidiki aksi rombongan Orang Tak Dikenal (OTK) membawa senjata tajam melakukan penyerangan di Masjid Al Amin, Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat, Jumat (20/2/2026).
Polisi mendatangi Masjid Al Amin di Kelurahan Matakali, Kecamatan Matakali, untuk meninjau rekaman CCTV serta meminta keterangan sejumlah pemuda yang menjadi korban penyerangan.
Penyelidikan dipimpin Panit 1 Opsnal Reskrim Polsek Urban Wonomulyo, Ipda Mulyono, bersama anggotanya.
Baca juga: Warga Polman Resah Geng Motor Bawa Parang dan Tiba-tiba Menyerang, Polres Polman Diminta Bertindak
"Sementara kita masih selidiki, informasi memang ada yang bawa sajam," ujar Mulyono kepada wartawan.
Berdasarkan keterangan awal korban dan rekaman CCTV, gerombolan ini diduga hendak melakukan balas dendam.
Polisi kini berupaya mengidentifikasi para pelaku dan meminta masyarakat yang mengetahui informasi terkait segera melapor.
Kapolsek Wonomulyo AKP Sandy Indrajatiwiguna mengimbau warga agar melapor jika mengetahui identitas para penyerang dan meminta pemuda untuk tidak nongkrong di pinggir jalan hingga larut malam.
Polisi juga memperketat patroli malam untuk mencegah gangguan ketertiban masyarakat.
Kejadian penyerangan oleh OTK yang diduga geng motor ini sempat terekam kamera CCTV masjid.
Dalam video, para pelaku berombongan tiba-tiba menepi di jalan dan menyerang sejumlah pemuda yang berkumpul di pelataran Masjid Al Amin Matakali.
Seorang pemuda sempat melakukan perlawanan namun dikejar hingga ke tengah jalan.
Pemuda lainnya melarikan diri ke arah belakang.
Meski demikian, tidak ada korban luka serius.
Hanya satu pemuda menderita lebam karena sempat terkena pemukulan.
Para pelaku diketahui membawa senjata tajam jenis parang.
Aksi tersebut viral di media sosial dan beraharap aparat segera bertindak.(*)
Laporan wartawan Tribun-Sulbar.com, Fahrun Ramli