UPDATE Banjir: 30 RT di Jakarta Timur Masih Terendam, Paling Tinggi di Jatinegara Capai 1,2 Meter
Wahyu Septiana February 20, 2026 03:54 PM

TRIBUNJAKARTA.COM, JATINEGARA - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mencatat 30 RT yang tersebar pada dua kecamatan di Jakarta Timur terdampak banjir pada Jumat (20/2/2026).

Kasatgas BPBD Korwil Jakarta Timur, Rangga mengatakan jumlah tersebut berdasarkan data wilayah yang terdampak banjir luapan aliran Kali Ciliwung hingga pukul 12.00 WIB.

"Jumlah kecamatan terdampak dua, Jatinegara dan Kramat Jati. Untuk kelurahan terdampak lima, sementara jumlah RW terdampak 12," kata Rangga saat dikonfirmasi, Jumat (20/2/2026).

Wilayah terdampak banjir di Kecamatan Jatinegara rinciannya di Kelurahan Kampung Melayu yakni RT 12, RT 13/RW 04 dan RT 10, RT 11/RW 05, RT 01, RT 02, RT 03, RT 04, RT 05, RT 16/RW 07.

Kemudian RT 06, RT 10, RT 11, RT 12, RT 13, RT 14, RT 15/RW 08, ketinggian banjir luapan aliran Kali Ciliwung yang merendam empat RW tersebut berkisar 125 sentimeter.

"Di Kelurahan Bidara Cina, Kecamatan Jatinegara wilayah terdampak di RW 03, RW 11, dan RW 07. Ketinggian air di lokasi 108 sentimeter. Di Kecamatan Jatinegara nihil pengungsi," ujarnya.

Sementara di Kecamatan Kramat Jati, Rangga menuturkan wilayah terdampak banjir di Kelurahan Cawang yakni di RW 03, RW 05, dan RW 08 dengan ketinggian berkisar 40-80 sentimeter.

Lalu di Kelurahan Cililitan wilayah terdampak banjir luapan aliran Kali Ciliwung yakni di RT 06/RW 07 dan RT 04/RW 06, ketinggian di lokasi tersebut berkisar 80 sentimeter.

"Untuk di Kecamatan Kramat Jati sampai dengan pukul 12.00 WIB juga tidak ada warga yang mengungsi," tuturnya.

Banjir Jakarta

Data BPBD DKI Jakarta mencatat genangan air di wilayah DKI Jakarta hingga pukul 12.00 WIB. 

"BPBD mencatat saat ini terdapat 123 RT dan 9 ruas jalan tergenang," kata Kepala Pusat Data dan Informasi BPBD DKI Jakarta Muhammad Yohan dalam keterangan tertulis.

Muhammad Yohan mengatakan pihaknya mengerahkan personel untuk memonitor kondisi genangan di setiap wilayah.

BPBD DKI Jakarta juga berkoordinasi dengan Dinas SDA, Dinas Bina Marga, Dinas Gulkarmat untuk melakukan penyedotan genangan dan memastikan tali-tali air berfungsi dengan baik bersama dengan para lurah dan camat setempat serta menyiapkan kebutuhan dasar bagi penyintas. 

"Genangan ditargetkan untuk surut dalam waktu cepat," kata Yohan

Imbauan BPBD DKI Jakarta

BPBD DKI mengimbau kepada masyarakat agar tetap berhati-hati dan waspada terhadap potensi genangan. 

"Dalam keadaan darurat, segera hubungi nomor telepon 112. Layanan ini gratis dan beroperasi selama 24 jam non-stop," kata Yohan.

Berita Terkait

  • Baca juga: Banjir di Sejumlah Ruas Jalan di Jakarta Mulai Surut, Polisi Siaga Antisipasi Kemacetan
  • Baca juga: UPDATE Banjir di Jakarta: Jakarta Selatan dan Barat Paling Terdampak, Genangan Capai 1 Meter
  • Baca juga: Update Banjir Jakarta Pukul 12.00 WIB Jumat 20 Februari 2026: 123 RT dan 9 Ruas Jalan Tergenang
© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.