Berawal dari FB, Bahagianya Desti Wanita 19 Tahun di Lubuklinggau Dinikahi WNA, Ikut Suami ke Turki
Shinta Dwi Anggraini February 20, 2026 05:03 PM

Laporan wartawan Tribunsumsel.com, Eko Hepronis

TRIBUNSUMSEL.COM, LUBUKLINGGAU -- Desti Wulandari (19) wanita asal Kota Lubuklinggau Sumsel yang baru saja dinikahi Emre Daghi (37), Warga Negara Asing (WNA) dari Turki, selanjutnya akan ikut ke negara asal suaminya. 

Diketahui, Emre mempersunting wanita asal Kelurahan Taba Baru, Kecamatan Lubuklinggau Utara I itu dengan mahar 10 gram emas.

Prosesi akad nikah telah berlangsung di kediaman mempelai wanita di Lubuklinggau, Jumat (20/2/2026) pagi. 

Emre melangsungkan ijab kabul didampingi temannya pria Turki yang menikah dengan warga Bengkulu, Bekir Onal temannya itu bertugas sebagai penerjemah.

Emre tampak gagah dengan balutan baju putih pengantin dipadu dengan tanjak. Sementara Desti mengenakan jilbab dan gamis senada dengan mempelai pria.

Saat melangsungkan ijab qobul, Emre sempat mengulang sebanyak satu kali, karena masih canggung dengan bahasa Indonesia.

“Saya terima nikahnya dengan mas kawin tersebut,” ucap Emre Dagli dengan logat khas Turki saat ijab qobul seperti dalam video beredar di media sosial.

Baca juga: Pria Turki Nikahi Wanita Asal Lubuklinggau, Mahar 10 Gram Emas, Berawal Kenalan di Facebook

Kemudian spontan disambut saksi, “sah”. Begitulah suasana pernikahan bule Turki ini di Kota Lubuklinggau.

Usai melangsungkan akad nikah, keduanya sempat foto bersama dengan  penghulu dan saksi sembari menunjukkan buku nikah.

Rencananya setelah melangsungkan pernikahan ini Desti akan langsung diboyong Emre pergi ke Turki.

"Alhamdulillah tadi (nikah) berjalan lancar, pakai penerjemah temannya yang menikah dengan warga Bengkulu, maharnya 10 gram emas," kata Ahmad Taswin Kepala KUA Lubuklinggau Utara I pada Tribunsumsel.com.

Ahmad menuturkan, Emre tiba di Kota Lubuklinggau, Kamis (19/2/2026) kemarin, kemudian setelah datang langsung ke rumah Desti.

Selanjutnya, sejoli itu langsung datang KUA Lubuklinggau Utara untuk mengikuti bimbingan Calon pengantin (Catin).

Berdasarkan keterangan Desti, mereka berdua dipertemukan melalui media sosial (Medsos) Facebook kurang lebih sejak 1 tahun lalu.

"Mereka ketemu di media sosial Facebook sejak setahun lalu, mungkin karena ada kecocokan, akhirnya mereka menikah," ungkapnya.

Menurut catat pendidikan mempelai wanita, Desti ini alumni SMKN 2 Lubuklinggau, usianya baru 19 tahun.

Kemudian, memang sebelumnya,  ibunya Desti sudah pernah menginformasikan akan menikahkan anaknya dengan orang Turki.

Karena ibu Desti ini pedagang kripik sering  keliling sering jualan datang ke  KUA dan Kemenag Lubuklinggau.

"Emre pekerja swasta, di Turki Emre punya usaha semacam toko kue," ujarnya.

 

 

Ikuti dan bergabung di saluran WhatsApp Tribunsumsel

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.