Gebrakan Setahun, Bupati Bogor Tuntaskan Pembangunan 516 Km Jalan
Hironimus Rama February 20, 2026 05:30 PM

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, CIBINONG - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor mencatatkan rekor pembangunan infrastruktur yang masif di bawah kepemimpinan Bupati Rudy Susmanto.

Dalam kurun waktu satu tahun pertama masa jabatannya, sebanyak 516,83 kilometer jalan sukses dibangun dan ditingkatkan.

Langkah taktis ini menjadi tonggak penting untuk mempercepat pemerataan pembangunan dan memperkuat fondasi ekonomi masyarakat di daerah.

Baca juga: Setahun Rudy-Jaro Pimpin Kabupaten Bogor, Tingkat Kepuasan Masyarakat Capai 83,29 Persen

Pemerataan Akses dari Pelosok Barat hingga Timur
Pembangunan jalan ini tidak dibiarkan terpusat di satu titik, melainkan disebar merata untuk menjangkau seluruh penjuru Kabupaten Bogor.

  • Wilayah Barat: Akses infrastruktur digencarkan untuk membuka jalur kawasan pertanian, pertambangan rakyat, hingga permukiman yang berkembang pesat. Titik fokusnya mencakup kawasan Parung Panjang, Rumpin, Cigudeg, Nanggung, hingga Gunung Sindur.
  • Wilayah Timur: Pembangunan berjalan simultan untuk mendukung konektivitas antarkecamatan. Beberapa ruas strategis yang telah tuntas di antaranya Jalan Sukamakmur–Arca (penghubung Bogor-Cianjur), Jalan Puncak Dua Sukawangi, Jalan Lingkar Singajaya–Cibodas, Jalan Cibucil Sukamaju, hingga Jalan Poj Perum Asabri di Kecamatan Jonggol.
  • Selain itu, peningkatan fasilitas juga menyentuh akses vital mobilitas warga lainnya seperti Jalan Tambang, Jalan Malasari (Nanggung), Jalan Lebak, dan Jalan Sukamakmur.

Program Desa, Jembatan, dan Fasilitas Air Bersih

Selain jalan utama, Pemkab Bogor juga menunjukkan respons cepat terhadap aduan masyarakat dengan memperbaiki berbagai jalan lingkungan dan penghubung desa yang rusak.

Percepatan infrastruktur dasar di tingkat ini didorong secara maksimal melalui program Satu Miliar Satu Desa.

Deretan proyek fisik penunjang lainnya yang sukses direalisasikan dalam setahun terakhir meliputi:

  • Pembangunan Jembatan Ciranjaya di Tanjungsari dan penyelesaian rekonstruksi jembatan sepanjang 499 meter di wilayah lainnya.
  • Pembuatan drainase Jonggol–Sukamakmur dan infrastruktur drainase sepanjang 20 kilometer di berbagai titik untuk meminimalisasi potensi banjir.
  • Rekonstruksi Jalan Weninggalih–Balekambang di Jonggol.
  • Pemenuhan sarana air bersih dan sanitasi yang menyasar 2.631 rumah di 59 desa yang tersebar di 25 kecamatan.

Infrastruktur sebagai Investasi Kesejahteraan

Bagi Pemkab Bogor, pembangunan yang masif ini bukan sekadar proyek fisik, melainkan investasi jangka panjang.

Infrastruktur yang mulus diyakini mampu memangkas biaya logistik, mempercepat laju perdagangan, dan melahirkan pusat-pusat ekonomi baru.

Terkait visi pemerataan ini, Bupati Bogor Rudy Susmanto menegaskan bahwa pembangunan harus bisa dirasakan oleh semua pihak, dari barat hingga timur, yang ditunjang dengan perbaikan nyata di lapangan.

"Inilah komitmen kami menghadirkan pembangunan yang nyata dan berdampak langsung bagi masyarakat,” tegasnya.

Capaian ini menjadi fondasi kuat bagi Kabupaten Bogor untuk terus tumbuh menjadi kawasan yang lebih merata dan kompetitif, baik di tingkat regional maupun nasional.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.