NOVA.id - Kurma dikenal sebagai buah yang manis, bergizi, dan tahan lama.
Tak heran jika banyak orang rutin mengonsumsinya, terutama saat bulan Ramadan.
Namun, tahukah kamu bahwa ada berbagai kondisi yang membuat kurma sudah tak layak konsumsi?
Kondisi inijustru bisa memicu gangguan pencernaan, seperti mual, muntah, bahkan diare.
Agar tidak menimbulkan penyakit, yuk kenali ciri-ciri kurma yang sudah tak layak konsumsi beriikut ini.
1. Muncul Jamur di Permukaan

Salah satu tanda paling jelas kurma sudah tak layak konsumsi adalah munculnya jamur. Biasanya terlihat seperti bintik-bintik putih, abu-abu, atau kehijauan di bagian luar kurma.
Jamur dapat tumbuh jika kurma disimpan di tempat yang lembap atau tertutup rapat tanpa sirkulasi udara. Jika kurma berjamur, sebaiknya kurma langsung dibuang dan tidak dikonsumsi sama sekali.
2. Ada Kutu Kurma atau Ulat

Jika kamu menemukan kutu kecil atau ulat di dalam kurma, segera buang. Kehadiran hama menunjukkan kurma sudah terkontaminasi.
Biasanya, kurma yang sudah dihinggapi kutu atau ulat ditandai dengan adanya lubang-lubang kecil, teksturnya rapuh, dan aromanya kurang segar.
Meskipun hanya terlihat satu ulat, kemungkinan telur serangga sudah menyebar di bagian lain dan tidak terlihat oleh mata.
3. Bau Asam atau Tidak Sedap
Kurma segar memiliki aroma manis alami. Jika tercium bau asam, tengik, atau menyengat, kemungkinan kurma sudah mengalami fermentasi atau pembusukan.
Perubahan bau ini menandakan adanya pertumbuhan mikroorganisme yang berisiko menyebabkan diare jika dikonsumsi.
4. Tekstur Berlendir atau Terlalu Lembek
Kurma yang baik biasanya lembut, tetapi tidak berlendir. Jika permukaannya terasa licin, terlalu basah, atau mengeluarkan cairan, sebaiknya jangan dimakan.
Tekstur seperti ini menandakan proses pembusukan sudah terjadi.
5. Terlalu Keras dan Kering
Sebaliknya, kurma yang sangat keras, menyusut, dan bagian dalamnya kering berlebihan juga menunjukkan kualitasnya sudah menurun. Meski tidak selalu berbahaya, kurma yang terlalu lama disimpan bisa berubah rasa dan tidak lagi aman dikonsumsi.
6. Warna Berubah Tidak Wajar
Kurma umumnya berwarna cokelat hingga kehitaman, tergantung jenisnya. Namun, jika warnanya berubah drastis, muncul bercak aneh, atau tidak merata, itu bisa menjadi tanda oksidasi atau pertumbuhan bakteri.
7. Rasa Aneh Saat Dimakan
Jika saat digigit terasa asam, pahit, atau berbeda dari biasanya, segera hentikan konsumsi. Perubahan rasa merupakan tanda kuat bahwa kurma sudah tidak segar.
Tips Agar Kurma Tetap Aman Dikonsumsi
Ingin kurma awet, tahan lama, dan tetap aman dikonsumsi? Lakukanlahtips sederhana berikut:
Jangan anggap remeh kondisi kurma sebelum dikonsumsi.
Jamur, bau asam, tekstur berlendir, perubahan warna, hingga adanya kutu kurmadan ulat adalah tanda bahwa kurma sudah tidak layak makan.
Jika tidak ingin mengalami diare atau gangguan pencernaan lainnya, pastikan kamu selalu memeriksa kualitas kurma sebelum mengonsumsinya.