BREAKING NEWS: Polisi Ungkap Santriwati Usia 18 Tahun Buang Bayi di Belakang Ponpes Kalukku Mamuju
Ilham Mulyawan February 20, 2026 07:45 PM

TRIBUN-SULBAR.COM,MAMUJU - Polisi mengungkap kasus penemuan mayat bayi di Kelurahan Bebanga, Kecamatan Kalukku, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar). 

Pelaku ternyata merupakan seorang remaja perempuan yang masih berstatus santriwati.

Terduga pelaku diketahui inisial HS baru berusia 18 tahun.

Baca juga: Sebelum Ditemukan Tewas, Bayi Dibuang di Belakang Pesantren Sempat Nangis Suara Didengar Santri

Baca juga: BREAKING NEWS: Santri Temukan Jasad Bayi di Samping Pesantren di Kalukku Mamuju

Sementara pria yang diduga ayah dari bayi tersebut inisial T berusia 20 tahun.

"Iya kami sudah amankan, pelaku (ibu) bayi itu adalah santriwati," kata Kasat Resekrim Polresta Mamuju AKP Agustinus Pigai saat pres rilis di Polresta Mamuju, Jl Ks Tubun, Mamuju, Jumat (20/2/2026).

AKP Agustinus menerangakan, mayat itu ditemukan tidak jauh dari kawasan pondok pesanteren tempat terduga pelaku nyantri.

Saat penyidik melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), pihaknya langsung mengindentifikasi dan memeriksa para saksi-saksi di ponpes tersebut. 

Mayat bayi tersebut pertama kali ditemukan seorang santri saat sedang melakukan kerja bakti atau korve di area luar pagar sekolah.

Kapolsek Kalukku, Iptu Hamading, membenarkan adanya penemuan tersebut. 

Menurutnya, laporan diterima pihak kepolisian setelah warga mencium aroma tidak sedap di sekitar lokasi kejadian.

"Benar, ditemukan pada hari Selasa tanggal 17 Februari sekitar jam 09.00 WITA oleh seorang anak pesantren bernama Muh Akbar," ujar Hamading saat dikonfirmasi, Rabu (18/2/2026).

Peristiwa bermula saat Muh Akbar tengah melaksanakan tugas kebersihan rutin (korve) di area luar pagar pesantren yang terletak di Gentungan, Kelurahan Bebanga. 

Saat sedang bekerja, ia mencium bau menyengat yang mencurigakan.

Karena penasaran, Akbar mencoba mencari sumber bau tersebut. 

Setelah diperiksa di titik asal aroma, ia menemukan sebuah benda yang tergeletak dalam kondisi memprihatinkan.

"Setelah dicek, ternyata benda yang menyerupai bayi manusia," lanjut Iptu Hamading.(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.