Laporan Wartawan Tribun Gayo Rasidan | Gayo Lues
TribunGayo.com, BLANGKEJEREN - Arus transportasi dari Blangkejeren menuju Pining, Kabupaten Gayo Lues, terganggu akibat longsor yang kembali terjadi di kawasan Brawang Salam, Kecamatan Pining.
Baca juga: Polisi di Gayo Lues Ingatkan Pedagang Penganan Berbuka tidak Jualan Hingga ke Badan Jalan
Akibatnya, jalur tersebut lumpuh total untuk kendaraan roda empat.
Berdasarkan informasi yang dihimpun TribunGayo.com, Jumat (20/2/2026), longsor di ruas jalan provinsi Blangkejeren- Pining itu dilaporkan terjadi sejak Kamis (19/2/2026) dan hingga kini belum tertangani.
Sejak kemarin, kendaraan roda empat tidak dapat melintas.
Saat ini, jalur tersebut hanya bisa dilalui sepeda motor dengan sangat hati-hati karena material longsor menutupi badan jalan.
Hingga sekarang, belum terlihat adanya upaya pembersihan material longsor di lokasi.
Camat Pining, Win Zulfian kepada TribunGayo.com, Jumat (20/2/2026), membenarkan bahwa longsor di Brawang Salam menyebabkan arus lalu lintas dari arah Blangkejeren menuju Pining maupun sebaliknya lumpuh total untuk kendaraan roda empat.
Baca juga: Jadwal Shalat dan Buka Puasa Ramadhan Jumat 20 Februari 2026 di Aceh Tenggara dan Gayo Lues
Sejumlah warga Pining juga menyampaikan kekhawatiran mereka.
Menurut mereka, jika material longsor yang nyaris menutup badan jalan tidak segera dibersihkan, dikhawatirkan akan terjadi longsor susulan yang lebih parah, terutama saat hujan turun.
"Kendaraan yang bisa melintas saat ini hanya bisa dilalui kendaraan sepeda motor.
Bahkan sangat dikhawatirkan terjadi longsor lebih parah lagi di kawasan Brawang Salam tersebut, kalau tumpukan material longsor yang nyaris menutupi badan jalan provinsi itu tidak segera dibersihkan dan ditangani kembali," ujar salah satu warga Pining, Idan.
"Jika terjadi hujan dipastikan longsor yang lebih parah akan kembali terjadi di ruas jalan Blangkejeren- Pining tersebut.
Bahkan Kecamatan Pining terancam terisolasi dan kembali terkurung seperti sebelumnya saat terjadi bencana alam dua bulan lalu," tambahnya. (*)
Baca juga: Pencurian Ternak Marak di Gayo Lues, Pelaku Diduga Gunakan Mobil Carry dan L300