-- Kekejaman Olfit Ariani Purba (37) rupanya sudah memakan korban. Suaminya bahkan tidak luput dari kekejaman Olfit.
Olfit merupakan Aparatur Sipil Negara (ASN) Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) yang tinggal di Perumahan Villa Nusa Indah 3, Kecamatan Gunungputri, Kabupaten Bogor.
Olfit dilaporkan oleh Fitri, seorang ART yang mengalami kekerasan ke Polres Bogor atas tindakan yang dilakukan pada 22 Januari 2026.
Akibat kekerasan yang dilakukan Olfit, Fitri mengalami luka di sekujur tubuh hingga telinganya berubah bentuk. "Iya (ulang kali) kalau telinga itu gak sering, tapi sekali mukul keras," katanya di Youtube Laurend Hutagalung.
Punggung Fitri bahkan mengalami banyak luka akibat dipukul menggunakan sodet besi, serta seluruh kuku jarinya mengalami luka akibat menangkis serangan pelaku.
Fitri sudah bekerja selama dua tahun di rumah tersebut, namun mengaku mulai mengalami kekerasan sejak Desember 2025 lalu hingga akhirnya memutuskan untuk kabur.
Berdasarkan informasi dari tetangga, Fitri ternyata merupakan korban kedua setelah pembantu sebelumnya juga diduga kerap dipukuli oleh Olfit yang dinilai memiliki pribadi ringan tangan.
Bukan hanya pembantu, suaminya sendiri pun menjadi korban kekerasan dengan pernah dilempar helm hingga sempat diteriaki maling oleh pelaku.
Kanitres PPA dan PPO Polres Bogor, AKP Silfi Adi Putri menjelaskan bahwa berdasarkan keterangan korban, dugaan aksi penganiayaan tersebut sudah terjadi kurang lebih enam bulan terakhir.
Sementara itu, kuasa hukum korban, Ruben Alexander Hutagalung menambahkan bahwa dugaan kekerasan tersebut sering dilakukan tanpa alasan yang jelas, seperti ditendang saat sedang mengepel.