Ledakan di Warung Mi Ayam Kertek Wonosobo Terungkap: Polisi Periksa Remaja Penjual Obat Petasan
rika irawati February 20, 2026 08:27 PM

 

TRIBUNBANYUMAS.COM, WONOSOBO - Remaja korban ledakan petasan di Pandansari, Kelurahan/Kecamatan Kertek, Kabupaten Wonosobo, masih mendapat penanganan medis.

Polisi juga masih terus mendalami kasus ini.

"Kondisi korban masih ditangani medis," kata Kasubsi Penmas Sie Humas Polres Wonosobo, Aipda Nanang DP Wibowo saat dihubungi, Jumat (20/2/2026).

Polisi juga telah meminta keterangan dari pihak yang diduga menjual bahan petasan kepada korban. 

Berdasarkan informasi awal, penjual tersebut diketahui masih berusia anak-anak.

"Informasi awal, yang jual juga masih anak-anak. Sudah dimintai keterangan," kata Nanang.

Baca juga: Terulang, Ledakan Mercon Lukai Pemuda di Kertek Wonosobo

Dari hasil pendalaman sementara, bahan yang digunakan untuk membuat petasan dibeli secara daring sebelum kemudian dijual kembali ke lingkungan sekitar.

"Info awal, obat dibeli secara online dan di jual ke teman-teman dan tetangganya," jelasnya.

Menurut polisi, pihak penjual saat ini masih menjalani pemeriksaan penyidik Unit Reserse Kriminal Polres Wonosobo. 

Aparat juga masih mengumpulkan data terkait distribusi bahan obat petasan tersebut.

"Sementara masih dimintai keterangan di unit Reskrim Polres Wonosobo," ujarnya.

Ia menambahkan, penyidik belum membuka seluruh hasil pemeriksaan ke publik karena proses masih berlangsung.

"Belum kami buka semua karena masih pemeriksaan."

"Info awal, penjual telah menjual kepada beberapa orang lain," tambah Nanang.

Ledakan di Warung Mi Ayam

Pelajar kelas 2 SMP itu kemudian dilarikan ke rumah sakit.

Berdasarkan pantauan di lokasi kejadian, Jumat, ledakan tersebut mengakibatkan sejumlah bagian bangunan rusak.

Jendela tampak pecah hingga menyisakan rangka tanpa kaca, sementara bagian atap juga terlihat rusak. 

Polisi telah memasang garis polisi di area sekitar tempat kejadian perkara.

Kapolsek Kertek AKP Sutono mengatakan, ledakan itu terjadi sekitar pukul 23.30 WIB.

Saat itu, korban meracik petasan bersama temannya menggunakan alat seperti mesin gerinda pemotong besi.

Percikan api dari alat tersebut diduga memicu ledakan.

"Korban bersama temannya membawa bahan petasan di dalam warung mi ayam dengan berbahan gulungan kertas dan memakai peralatan berupa tabung (tank), mesin gerinda pemotong besi," kata Sutono saat ditemui di kantor Polsek Kertek, Jumat (20/2/2026).

Akibat kejadian itu, korban mengalami luka bakar pada bagian tangan, dagu, dan paha, kemudian dilarikan ke RS PKU Muhammadiyah Wonosobo untuk mendapatkan perawatan medis.

Menurut polisi, korban membeli bubuk mercon itu dari wilayah Dusun Siono, Desa Bojasari, Kecamatan Kertek. 

"Ya, betul. Jadi membeli bahan, terus diracik sendiri," ujar AKP Sutono.

Hingga saat ini, kasus ini masih dalam penanganan aparat kepolisian Polres Wonosobo. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.