Waspada Uang Palsu Beredar di Pangkalpinang, Kapolresta Bakal Tindak Tegas Pelaku
Hendra February 20, 2026 09:03 PM

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Kepala Kepolisian Resor Kota (Kapolresta) Pangkalpinang, Kombes Pol Max Mariners, memberikan ultimatum bagi para pelaku peredaran uang palsu (upal) di wilayah hukum Polresta Pangkalpinang dan sekitarnya.

Peringatan keras tersebut ia sampaikan, setelah mendapatkan informasi dan laporan terkait adanya korban upal di Paritlalang, Kota Pangkalpinang, yang terjadi Kamis (19/2/2026) kemarin.

"Ya pasti, kita sudah monitor terkait kejadian tersebut dan telah menerjunkan anggota untuk mengecek dan mengumpulkan bukti-bukti hingga pemeriksaan saksi-saksi," kata Kombes Pol Max kepada Bangkapos.com, Jumat (20/2/2026).

Pihaknya pun akan melakukan tindak tegas, bagi para pelaku upal yang dapat meresahkan dan merugikan seluruh masyarakat yang menjadi korban upal para pelaku kejahatan peredaran upal.

"Kita melakukan penegakkan hukum, sudah pasti tidak ada ruang bagi para pelaku peredaran upal di Kota Pangkalpinang dan sekitarnya," tegasnya.

Tak lupa ia mengingatkan kepada seluruh masyarakat, supaya tetap waspada hati-hati selalu dalam transaksi manual dan pastikan di cek dulu uamn cash yang diterima asli atau palsu.

"Kami minta masyarakat tetap waspada dan cermat, dalam menerima uang cash dan pastikan uang itu asli. Apabila, ada ditemukan upal segera lapor ke pihak berwajib," imbaunya.

Kejadian itu sendiri terjadi Kamis (19/2/2026) siang sekitar pukul 11.30 WIB, dimana awalnya diduga pelaku datang ke konter dengan mengendarai sepeda motor dan meminta penjaga konter mentransfer sejumlah uang.

Lalu, diduga pelaku memberikan nomor rekening kepada penjaga konter dan memberikan sejumlah uang dengan total Rp1 juta pecahan Rp100 ribu dan Rp50 ribu.

Setelah uang diduga pelaku diterima oleh penjaga konter, namun saat menerima uang ia tidak mengetahui yang diserahkan diduga pelaku terdapat upal dan mengetahuinya setelah menghitung uang.

"Saat kejadian itu ada orang tiga yang transfer besar, dua orang itu pelanggan kami dan satu orang itu yang orang asing. Dia (diduga pelaku) transfer uang Rp1 juta, saya sempat curiga tapi kami baru tahu ada uang palsu sore ketika menghitung uang," kata Julia kepada Bangkapos.com, Jumat (20/2/2026) pagi.

Ketika dilakukan pengecekkan uang, kondisi uang tersebut berbeda dengan uang asli dan pemilik konter langsung mengetes upal dengan dicelupkan ke air dan uang tersebut luntur sebanyak dua lembar pecahan Rp100 ribu.

"Tidak banyak upalnya cuman Rp200 ribu, nah pas kami tahu langsung dicek. Awalnya, saya terawang kok beda dan saya lapor ke bos terus dicelupkan ke air satu lembar upal dan luntur," ucapnya.

Kemudian, pemilik konter mengecek rekaman kamera CCTV dan melihat diduga pelaku saat menghitung uang sempat membolak-balikan saat menghitung uang dan diserahkan ke penjaga konter.

Namun, penjaga konter tidak menaruh curiga awalnya kepada pelaku. Tetapi, lama kelamaan penjaga konter merasa aneh hingga menerima uang dari diduga pelaku.

"Dia waktu sebelum menyerahkan uang ke saya, sempat dia bolak-balikkan uang. Disana saya mulai curiga, tapi memang salah saya tidak cek dulu pas nerima uang dan status pengiriman berhasil dan diduga pelaku pergi meninggalkan konter," bebernya.

Julia pun tak mengenali diduga pelaku karena asing, akan tetapi saat tim buruh sergap (buser) Naga Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Pangkalpinang. Mendatangi lokasi kejadian, wajah diduga pelaku yang mirip ditunjukkan kepada penjaga dirinya.

"Baru kali ini kejadian seperti ini saya alami sudah 7 tahun kerja, dulu pemilik konter pernah upal Rp50 ribu selembar. Nah, tadi malam sekitar jam 10 malam tim Naga datang kesini dan menunjukkan wajah diduga pelaku dan saya masih ingat seperti mirip," ujarnya.

"Untuk upal semalam dibawa tim Naga, kalau sekarang tidak ada lagi upalnya dan saya juga terkejut saat mengetahui ada upal karena baru kali ini kejadian yang saya alami," ungkapnya.

Sementara Kasatreskrim Polresta Pangkalpinang, AKP Singgih Aditya Utama, sudah menerjunkan anggota buser Naga untuk mendatangi lokasi kejadian.

"Ya, semalam anggota buser Naga sudah meluncur ke TKP untuk menindaklanjuti informasi dari masyarakat," kata AKP Singgih kepada Bangkapos.com. (Bangkapos.com/Adi Saputra).

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.