Evakuasi Rampung, Kereta Bandara Kembali Dioperasikan Normal dari Stasiun Manggarai
Hasanudin Aco February 20, 2026 09:38 PM

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Petugas gabungan berhasil menyelesaikan proses evakuasi kereta Commuter Line Basoetta Nomor 806A dan prasarana yang terkendala imbas kejadian temperan di PJL 21 Stasiun Poris pada Jumat (20/2/2026).

VP Corporate Secretary KAI Commuter, Karina Amanda menerangkan mulai pukul 17.00 WIB layanan perjalanan Commuter Line Basoetta kembali dioperasikan normal berangkat dari Stasiun Manggarai menuju Bandara Soetta ataupun sebaliknya.

"Sementara untuk perbaikan tiang dan kabel listrik aliran atas (LAA) yang mengalami kerusakan juga telah tertangani oleh petugas terkait," terangnya dalam keterangan.

Saat ini Commuter Line kembali bisa melintas di kedua jalur, yang sebelumnya hanya menggunakan satu jalur bergantian.

Petugas terkait di lokasi juga masih terus melakukan normalisasi prasarana agar perjalanan kereta kembali normal melintas di kedua jalur secara aman sesuai kecepatan operasional. 

Terdapat 33 perjalanan Commuter Line Bandara dan 16 perjalanan Commuter Line Tangerang yang dibatalkan.

Sebanyak 18 perjalanan Commuter Line Tangerang yang dilakukan rekayasa pola operasinya hanya sampai Stasiun Rawa Buaya dan kembali ke Stasiun Duri.

"Sebelumnya layanan Commuter Line Basoetta dihentikan sementara selama proses evakuasi dan proses penanganan perbaikan prasarana hingga aman untuk dioperasikan," ungkap Karina. 

KAI Commuter memastikan seluruh tiket Commuter Line Basoetta yang telah dipesan pengguna untuk jadwal perjalanan yang terdampak akan dikembalikan secara penuh 100 persen.

Proses refund dapat dilakukan langsung di loket stasiun Commuter Line Basoetta sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

KAI Commuter sampaikan permohonan maaf atas kendala operasional ini dan terus mengimbau seluruh masyarakat untuk selalu berhati-hati dan mendahulukan perjalanan kereta api saat melintas di perlintasan sebidang. 

Nihil Korban Jiwa

Insiden kecelakaan hebat melibatkan kereta api bandara dengan sebuah truk trailer gandeng terjadi di perlintasan sebidang Stasiun Poris, Kota Tangerang, Jumat (20/2/2026) pagi.

Pihak kepolisian memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa mengerikan tersebut.

Kasat Lantas Polres Metro Tangerang Kota, AKBP Nopta Histaris Suzan mengonfirmasi saat kejadian, kereta bandara dalam kondisi tidak berpenumpang.

"Alhamdulillah, tidak ada korban jiwa. Karena kereta api tadi masih tidak ada muatan atau penumpang. Alhamdulillah masih kosong," ujar Nopta kepada awak media.

Peristiwa ini bermula sekitar pukul 06.07 WIB. 

Sebuah truk trailer gandeng yang membawa muatan sekoci penanggulangan bencana melintasi rel kereta api di wilayah Poris.

Nahas, saat berada di tengah perlintasan, truk tersebut mengalami kendala teknis dan nyangkut di rel.

Di saat yang bersamaan, kereta api jurusan Bandara Soekarno-Hatta menuju Tangerang melintas dengan kecepatan yang cukup tinggi.

Kereta tersebut langsung menghantam bagian tengah truk, tepat di titik sambungan antara kepala truk dan gandengannya.

"Langkah pertama, kami melakukan rekayasa lalu lintas untuk menghindari kepadatan yang mengarah ke TKP. Kedua, kita berkoordinasi dengan instansi terkait untuk segera mengevakuasi bagian truk yang mengganggu rel," tambah Nopta.

Meski tidak ada korban jiwa, pihak kepolisian tetap melakukan penyelidikan mendalam terkait penyebab pasti kecelakaan.

Sopir truk, kernet, hingga petugas penjaga palang pintu telah dibawa ke Unit Gakkum Polres Metro Tangerang Kota.

"Kami lakukan pendalaman kepada sopir dan saksi-saksi. Kami juga sudah melihat rekaman CCTV di lokasi untuk memastikan kronologi sebenarnya," tutupnya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.