Kelotok Wisata BUMDesma Daha Utara HSS Resmi Berlayar, Angkat Potensi Wilayah Nagara
Hari Widodo February 20, 2026 10:44 PM

BANJARMASINPOST.CO.ID, KANDANGAN - Kelotok wisata yang dikelola Badan Usaha Milik Desa Bersama (Bumdesma) Jujur Melangkah LKD di Kecamatan Daha Utara secara resmi mulai beroperasi.

Menyusul usai diresmikan secara simbolis oleh Wakil Bupati Hulu Sungai Selatan (HSS) H Suriani, 17 Februari 2026 lalu.

Adanya kelotok wisata ini, menambah deretan wisata yang ada di Bumi Rakat Mufakat, terutama di wilayah Nagara/Daha.

Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) HSS, menyambut baik kelotok wisata BUMDesma di Daha Utara, sebagai inovasi pengembangan daya tarik wisata berbasis masyarakat.

Baca juga: Viral di Medsos Video Orang Makan Binatang Buas di Hutan, Sekum MUI HSS Berikan Jawaban

Kepala Bidang Pariwisata, Roni mengatakan kehadiran wisata ini dinilai strategis dalam mengangkat potensi wilayah Nagara yang memiliki kekayaan budaya sungai, tradisi masyarakat, serta lanskap perairan yang khas.

“Pengembangan wisata kelotok menjadi daya tarik baru yang tidak hanya memperluas pilihan destinasi di HSS, tetapi juga memperkuat identitas daerah sebagai kawasan wisata berbasis budaya dan ekowisata sungai,” katanya, Jumat (20/2/2026).

Namun, hal penting lainnya yang perlu diingatkan baik ke pengelola wisata agar mengutamakan keselamatan dan standar operasional wisata air dan menjaga kebersihan sungai, serta lingkungan sekitar.

Hendaknya pula memberdayakan masyarakat lokal dalam pengelolaan sampai menjaga kualitas pelayanan kepada wisatawan.

“Pengunjung turut hendaknya menjaga kebersihan dan tidak membuang sampah ke sungai. Lebih dari itu, perlu pula mematuhi aturan keselamatan selama perjalanan, serta menghormati budaya dan kearifan lokal masyarakat setempat,” pesannya.

Baca juga: Pasar Ramadan 1447 H di Kandangan HSS Resmi Dibuka Bupati, Tenda Gratis Upaya Mendorong Pelaku UMKM

Pihaknya berharap, wisata klotok kedepannya semakin terus berkembang menjadi  ikon wisata sungai di wilayah Nagara. Perrlu pengelolaan yang profesional, berkelanjutan, dan berbasis kearifan lokal. 

“Tentunya berharap dapat terintegrasi dengan produk wisata lain seperti kuliner khas Nagara, kerajinan lokal, dan event budaya sehingga menciptakan paket wisata yang menarik dan bernilai ekonomi tinggi,” sampai Kabid Pariwisata. (Banjarmasinpost.co.id/Adiyat Ikhsan)

 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.