TRIBUNJATENG.COM, SALATIGA - Belajar dan mengasah soft skill tidak selalu didapat di dalam kelas. Ini yang dirasakan 22 mahasiswa asing dari India, Timor Leste, Ghana, dan Bangladesh yang menempuh pendidikan di Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) Salatiga.
Melalui field trip yang diselenggarakan oleh Direktorat Kerja Sama (DIKER) UKSW, mahasiswa asing diajak terjun langsung ke lapangan untuk belajar kewirausahaan dari pelaku UMKM olahan singkong yakni Argotelo di Kelurahan Ledok, Kecamatan Argomulyo, Kota Salatiga.
Mahasiswa asing tersebut berkesempatan menyaksikan dan mempraktikkan proses mengolah singkong di Argotelo mulai dari pengupasan, penggorengan, hingga pengemasan.
Baca juga: Rektor UKSW Lantik 903 Fungsionaris, Mahasiswa Diamanahkan Jaga Almamater
• Dr Renny Hermawati Raih Doktor Ke-100 FEB UKSW, Teliti Ketahanan Karier Awak Kapal Wanita Indonesia
Amimul Ehsan, mahasiswa Fakultas Ilmu Kesehatan yang berasal dari Bangladesh mengaku, pertama kali mengenal singkong pada field trip ini.
Baginya, pengalaman ini bukan sekadar kunjungan lapangan, tetapi juga perjalanan belajar yang memberikan kesan membekas.
"Kegiatan ini memberikan pengalaman tak terlupakan. Ini pertama kali saya mengenal tanaman singkong dan olahannya karena di Bangladesh tidak ada singkong," ujarnya, Jumat (20/2/2026).
Field trip semakin seru saat mereka praktik langsung menanam hingga panen singkong di lahan dengan penuh semangat.
Suara tawa dan sorak kegembiraan terdengar ketika mereka menari tarian Panen Telo Bersama, yang berpadu dengan tarian daerah Nusantara.
Cristina Borges de Sousa, mahasiswa Fakultas Teknologi Informasi (FTI) juga bahagia karena ini pertama kali dalam hidupnya mengikuti field trip yang memberikan edukasi tentang kewirausahaan, khususnya untuk tanaman singkong.
"Saya belajar banyak hal. Mulai dari praktik menanam hingga pengolahan singkong."
"It’s amazing and memorable,” kata mahasiswa asal Timor Leste ini.
Tidak hanya belajar membangun usaha, mahasiswa juga juga diajak untuk mengenal lebih dekat Kota Salatiga melalui jeep trip yang memberikan pengalaman eksplorasi sekaligus petualangan.
Baca juga: Kolaborasi GMKI dan UKSW Salatiga Wujudkan Calon Pemimpin Berkualitas
• FTI UKSW dan Karunia Global School Jambi kerja sama siapkan generasi muda hadapi dunia kerja
Sementara itu, Staf DIKER UKSW sekaligus koordinator field trip, Maryanah menyampaikan, kegiatan ini bertujuan untuk mengasah soft skill dan memberikan pengalaman langsung bagi mahasiswa asing di UKSW untuk lebih mengenal wisata Kota Salatiga.
Menurutnya, pembelajaran langsung di lapangan memberikan pemahaman yang lebih konkret bahwa UMKM merupakan tulang punggung perekonomian di Indonesia.
“Field trip merupakan program rutin DIKER yang diselenggarakan setiap semester ganjil dan genap."
"Field trip kali ini mengajarkan kepada mahasiswa asing bahwa memulai usaha tidak selalu harus dalam skala besar, melainkan bisa dimulai dari langkah kecil yang ditekuni secara konsisten,” katanya.
Maryanah berharap, mahasiswa mendapatkan pengetahuan atau ide bisnis yang dapat mereka terapkan ketika mereka lulus dari UKSW sekaligus momentum untuk belajar budaya Indonesia.
Kunjungan mahasiswa asing UKSW mendapatkan tanggapan positif dari pihak Argotelo.
"Senang sekali mendapatkan kunjungan dari mahasiswa UKSW."
"Mereka sangat antusias sehingga membuat kami menjadi lebih semangat untuk mendampingi," tutur Ummi, kru pemandu dari Argotelo. (*)