Kronologi Truk Tabrak Gandengan Kontainer Tak Bertuan di Tepi Jalan Soekarno Minut
Glendi Manengal February 20, 2026 11:22 PM

 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Inilah kronologi kecelakaan maut, mobil dump truk warna merah DB 8864 LE menabrak gandengan truk trailer tak bertuan angkut peti kemas DB 8166 MK di ruas jalan Ir Soekarno Desa Maumbi Kecamatan Kalawat Kabupaten Minahasa Utara (Minut), Jumat 20 Februari 2026.

Gandengan truk trailer tak bertuang berwarna orange, saat kejadian naas itu angkut peti kemas warna hijau bertuliskan Spil.

Saat kejadi ada dua gandengan tak bertuang yang diletakkan atau parkir di tepi jalan umum.

Lokasi kejadian berada tak jauh dari The Sentra Manado, Sentra Medika Hospital Minut dan Kantor DPD PDI Perjuangan Provinsi Sulawesi Utara.

Jalan ruas Ir Soekarno Minut ramaidengan lalu-lalang kendaraan bermotor.

Baik Manado menuju Bitung, maupun sebaliknya.

Peristiwa mobil dump truk menabrak gandengan truk trailer tak tertuan, hingga mengakibatkan korban meninggal, baru kali ini terjadi selang tahun 2026.

Akibat peristiwa itu, sopir Dump Truk lelaki Yogi Gagaube 18 tahun meninggal dunia.

Kronologi

Menurut keterangan Satlantas Polres Minut, kronologis kejadian pada hari Jumat 20 Februari 2026 sekitar jam 09.30 Wita.

Mobil dump truk warna merah DB 8854 LE bergerak dari arah Airmadidi, ke arah Manado.

"Ketika melintas di tempat kejadian perkera, kendaraan dump truk keluar jalur ke kiri. Kemudian menabrak bagian belakang gandengan truk trailer yang parkir di bahu jalan sebelah kiri menuju arah Manado," Kasat Lantas Polres Minut Iptu Ismail Diko melalui Kanit Gakkum Ipda Lexi Rumondor saat di konfirmasi reporter Tribun Manado Christian Wayongkere, Jumat 20 Februari 2026.

Akibat peristiwa itu kata Ipda Lexi, pengemudi dump truk meninggal dunia di tempat kejadian perkara (TKP).

Korban kemudian dibawah ke RSUD Maria Walanda Maramis di Kelurahan Saronsong II Kecamatan Airmadidi Minut.

LAKALANTAS MAUT - Satlantas Polres Minahasa Utara (Minut), membenarkan ada satu orang meninggal dunia Dalam peristiwa kecelakaan lalulintas (lakalantas) mobil dump truk menabrak bagian belakang gandengan truk trailer tak bertuan. Peristiwa ini terjadi di jalan Ir Soekarno Desa Maumbi Kecamatan Kalawat Kabupaten Minut, Sulawesi Utara, Jumat (20/2/2026).
LAKALANTAS MAUT - Satlantas Polres Minahasa Utara (Minut), membenarkan ada satu orang meninggal dunia Dalam peristiwa kecelakaan lalulintas (lakalantas) mobil dump truk menabrak bagian belakang gandengan truk trailer tak bertuan. Peristiwa ini terjadi di jalan Ir Soekarno Desa Maumbi Kecamatan Kalawat Kabupaten Minut, Sulawesi Utara, Jumat (20/2/2026). (Tribun Manado/Christian_Wayongkere)

Gandengan Kendaraan Besar Kerap Parkir di Tepi Jalan Umum

Keberadaan gendengan truk tronton dan trailer tak bertuan, yang kerap parkir sembarangan di tepi jalan akhirnya berbuah, Jumat 20 Februari 2026.

Di jalan ruas Ir Soekarno, tepatnya Desa Maumbi Kecamatan Kalawat dekat jembatan terjadi kecelakaan lalulintas (lakalantas) mobil dump truk menabrak gandengan truk trailer tak bertuan yang diletakkan di tepi jalan tersebut.

Akibatnya sopir mobil dump truk warna merah meninggal dunia.

Terlepas dari lakalantas tersebut, keberadaan gandengan kendaraan bertonase besar tak bertuan itu kerap menghiasi jalan yang menghubungkan wilayah Airmadidi dan wilayah Kalawat Kabupaten Minut.

Berdasarkan amatan di lapangan, ada hampir belasan titik yang di jadikan tempat meletakkan atau memarkir gandengan truk tronton, konteiner hingga trailler yang angkut peti kemas.

Pemandangan tersebut sudah menjadi atensi dari aparat yang berwajib, sempat memasang police line ke gandengan tak bertuang itu.

Namun keesokkan harinya gandengan tak bertuang itu sudah tidak ada, bahkan police line milik polisi raib.

Teranyar, pemerintah Kabupaten Minahasa Utara melalui Satpol PP sudah lebih dari sekali melakukan penertiban dengan cara gembosi.

Roda gandengan tak bertuan yang parkir di tepi jalan Ir Soekarno, jalan ruas Manado Bitung di Minut hingga di jalan Ring Road Minut.

Namun, tetap saja masi di jumpai gandengan tak bertuang yang parkir di tepi jalan.

Berdasarkan informasi yang di rangkum, bangak modus dan alibi menyebut keberadaan gandengan tak bertuang di parkir di tepi jalan umum.

Ada yang mengatakan kalau kepala dari gandengan itu sedang antri mengisi Bahan bakar di SPBU.

Adapula yang beralasan hanya sebentar, namun nyatanya ada yang sampai berhari-hari.

Seharusnya keberadaan gandengan yang angkut peti kemas, tempat di pul atau area parkir khusus kendaraan truk bertonase besar jika tidak beroperasi.

(TribunManado.co.id/Crz)

-

WhatsApp Tribun Manado: Klik di Sini

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.