1 Tahun Dedy-Ronny Pimpin Kota Bengkulu: Infrastruktur, Pariwisata dan Layanan Publik Melaju
Hendrik Budiman February 21, 2026 12:54 AM

 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Panji Destama

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU - Memasuki satu tahun masa kepemimpinan, Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi dan Wakil Wali Kota Bengkulu, Ronny Tobing. 

Banyak berbagai capaian pembangunan yang telah direalisasikan sepanjang 2025 hingga Februari 2026 ini.

Dedy-Ronny dilantik sejak 20 Februari 2025, menegaskan bahwa Pemerintah Kota Bengkulu berfokus pada penanganan persoalan mendasar, terutama infrastruktur, banjir, kebersihan, hingga penguatan sektor sosial.

Hal itu diungkapkan Dedy Wahyudi dalam podcast bersama TribunBengkulu.com, di Studio TribunBengkulu, Jumat (20/2/2026).

“Sejak dilantik kami berfokus pada penanganan persoalan mendasar, terutama infrastruktur, banjir, kebersihan, hingga penguatan sektor sosial,” ungkap Dedy saat Podcast bersama TribunBengkulu.com, Jumat (20/2/2026) pukul 15.01 WIB.

Dedy mengungkapkan, untuk bidang infrastruktur, Pemerintah Kota telah membangun 77 link jalan dengan memanfaatkan kebijakan pergeseran anggaran sesuai instruksi pemerintah pusat. 

Percepatan ini dilakukan untuk menjawab perkembangan kawasan permukiman yang meningkat pesat dalam beberapa tahun terakhir. 

Baca juga: Pemprov Bengkulu Siapkan Rp20 Miliar untuk THR ASN, Kapan Cair?

“Sejauh ini Pemerintah Kota telah membangun 77 link jalan dengan memanfaatkan kebijakan pergeseran anggaran sesuai instruksi pemerintah pusat Percepatan ini dilakukan untuk menjawab perkembangan kawasan permukiman,” tutur Dedy.

Selain itu, sejumlah titik banjir kronis seperti Kebun Tebeng dan kawasan belakang Asrama Haji berhasil ditangani melalui pembangunan jembatan baru.

Mantan Wakil Wali Kota Bengkulu ini, juga mulai mempercantik wajah kota Bengkulu di kawasan Padang Jati.

Kawasan itu ditata melalui pembangunan Belungguk Point, sebuah ruang publik dengan desain tempat pejalan kaki bermotif kaligrafi yang diklaim unik di Indonesia dan terinspirasi dari Malioboro dan Braga. 

“Jadi di Belungguk point ini untuk tempat pejalan kaki nya ada motif kaligrafi batik basurek, yang unik di Indonesia, dan saya juga terinspirasi dari Malioboro dan Braga,” jelas Dedy.

Tahun ini Pemerintah Kota menargetkan pembangunan kawasan Bengkulu Heritage, meliputi Kampung Cina, Kampung Anak Tuo, hingga benteng bersejarah.

Di sektor pasar, pemerintah mulai melakukan revitalisasi Pasar Berkota dan Pasar Minggu yang telah lama tidak tersentuh. 

Sementara itu, sektor pariwisata juga diperkuat melalui kebersihan dan standardisasi harga kuliner di kawasan wisata Pantai Panjang.

Untuk pelayanan publik, pemkot memastikan BPJS gratis bagi seluruh KK Kota Bengkulu serta menata disiplin ASN melalui reward, termasuk pemberian umrah bagi pegawai berkinerja baik. 

Program sosial seperti bedah rumah, bantuan anak yatim, dan pemberdayaan melalui ternak lele berbasis maggot juga terus digulirkan.

Menutup pernyataannya, Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi menegaskan bahwa seluruh program berpegang pada satu prinsip: “Bantu Rakyat.” 

“Seluruh program berpegang pada satu perinsip yakni bantu rakyat, kita berkomitmen melanjutkan percepatan pembangunan pada 2026 demi mewujudkan Kota yang lebih maju dan nyaman bagi seluruh warga Kota Bengkulu,” tutup Dedy.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.