TRIBUNKALTIM.CO - BMKG mengeluarkan peringatan dini cuaca untuk wilayah Kalimantan Timur pada Jumat, 21 Februari 2026.
Berdasarkan pembaruan peringatan dini cuaca yang dirilis pukul 02.59 WITA, sejumlah daerah berpotensi mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang mulai pukul 03.00 WITA.
Potensi cuaca ekstrem tersebut diperkirakan terjadi di wilayah berikut:
Baca juga: Jalan MT Haryono Masih Banjir, DPRD Balikpapan Soroti Proyek Rp136 Miliar
Kabupaten Paser
Long Kali
Kabupaten Kutai Kartanegara
Muara Muntai
Loa Kulu
Loa Janan
Anggana
Samboja
Muara Jawa
Muara Wis
Kabupaten Berau
Segah
Kabupaten Kutai Barat
Muara Pahu
Jempang
Bongan
Penyinggahan
Siluq Ngurai
Kabupaten Penajam Paser Utara
Penajam
Waru
Babulu
Sepaku
Kota Balikpapan
Balikpapan Timur
Balikpapan Barat
Balikpapan Selatan
Balikpapan Kota
Baca juga: Solidaritas untuk Negeri, Pupuk Kaltim Salurkan Bantuan Lanjutan Bagi Korban Banjir Sumatera
BMKG juga mengingatkan bahwa kondisi ini dapat meluas ke sejumlah wilayah lain, meliputi:
Kabupaten Paser
Long Ikis
Muara Komam
Kabupaten Kutai Kartanegara
Muara Badak
Tenggarong
Sebulu
Kota Bangun
Sanga Sanga
Tenggarong Seberang
Kabupaten Kutai Barat
Melak
Barong Tongkok
Damai
Muara Lawa
Bentian Besar
Linggang Bigung
Nyuatan
Mook Manaar Bulatn
Tering
Sekolaq Darat
Kota Balikpapan
Balikpapan Utara
Balikpapan Tengah
Kota Samarinda
Palaran
Samarinda Seberang
Samarinda Ulu
Samarinda Ilir
Samarinda Utara
Sungai Kunjang
Sambutan
Sungai Pinang
Samarinda Kota
Loa Janan Ilir
BMKG memperkirakan kondisi cuaca tersebut masih dapat berlangsung hingga pukul 06.00 WITA.
Baca juga: Viral Aksi Damkar Gendong Bocah saat Banjir di Jalan Poros Tenggarong-Kota Bangun
Peringatan dini cuaca ini merupakan produk nowcasting, yaitu pemantauan kondisi cuaca saat ini sekaligus prakiraan cuaca ekstrem jangka sangat pendek (0–6 jam ke depan). Informasi nowcasting dikeluarkan untuk memberikan peringatan dini terhadap potensi cuaca ekstrem dalam rentang waktu yang terbatas.
BMKG mengimbau masyarakat di wilayah terdampak agar:
Waspada terhadap potensi genangan, banjir lokal, pohon tumbang, dan gangguan transportasi
Menghindari aktivitas di ruang terbuka saat terjadi petir
Memperhatikan kondisi lingkungan sekitar, terutama di daerah rawan longsor dan banjir
Terus memantau informasi resmi cuaca dari BMKG