Turis Hong Kong Kena Serangan Botol Bir di Jepang, China Makin Panas
GH News February 21, 2026 09:08 AM
Jakarta -

Seorang turis asal Hong Kong menjadi korban serangan saat liburan di Jepang. Posisinya, ia dan pelaku sama-sama mabuk berat.

Seorang pria Hong Kong berusia 52 tahun sedang menikmati liburan di sebuah restoran di Hotel Sapporo, Hokkaido, Jepang. Menurut laporan, ia berselisih dengan seorang pria Jepang berusia 50 tahun yang bekerja sebagai eksekutif di perusahaan lokal.

Menurut laporan, insiden itu terjadi pada dini hari. Mereka mengaku tidak saling mengenal, namun bertengkar saat minum hingga mabuk berat, seperti dikutip dari pada Sabtu (21/2/2026).

Tersangka, pria Jepang, mengaku telah memukul turis itu dengan botol bir. Tapi, ia tidak berniat untuk melukainya. Polisi masih menyelidiki motif dari tersangka.

Kabar ini seakan menjadi bahan bakar di tengah memanasnya hubungan antara Jepang dan China. Secepat kilat, berita ini sampai ke kantor berita milik negara Xinhua.

Otoritas Hong Kong mengeluarkan pernyataan pada malam berikutnya, mengatakan bahwa mereka telah menyampaikan keprihatinan kepada Konsulat Jepang di Hong Kong dan meminta Jepang untuk memastikan keselamatan para pelancong, seperti ditulis

Mereka dilaporkan bekerja sama dengan Kedutaan Besar Tiongkok di Jepang untuk memberikan dukungan kepada korban. Otoritas Hong Kong pada hari Kamis memperingatkan warga untuk memperhatikan keselamatan mereka saat bepergian ke Jepang.

Sebelumnya, Hong Kong telah menyarankan kehati-hatian saat bepergian ke Jepang pada bulan November, menyusul komentar Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi tentang potensi keadaan darurat di Taiwan. Hong Kong mengikuti arahan pemerintah Tiongkok, meskipun tidak sejauh Tiongkok, yang mendesak warganya untuk menghindari pergi ke negara tersebut.

Minat warga Hong Kong untuk bepergian ke Jepang tetap tak berkurang. Jumlah pelancong dari Hong Kong ke Jepang meningkat 1,9% dibandingkan tahun sebelumnya pada bulan Desember, bahkan ketika jumlah pengunjung dari daratan Tiongkok anjlok 45,3%, menurut data dari Japan National Tourism Organization (JNTO).

Bonauli
Jurnalis detikcom
© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.