Persib vs Persita: Bojan Hodak Waspadai Serangan Balik Kilat dan Pertahanan Kokoh Laskar Benteng
Ravianto February 21, 2026 09:11 AM

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Persib Bandung bersiap melakoni laga krusial menjamu Persita Tangerang dalam lanjutan Super League Indonesia 2025/2026 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Minggu (22/2/2026).

Laga ini mengusung misi balas dendam bagi Maung Bandung.

Pasalnya, pada putaran pertama lalu, Marc Klok dan kawan-kawan harus mengakui keunggulan Pendekar Cisadane dengan skor tipis 1-2 saat berlaga di Bali.

1. Belajar dari Kegagalan Penalti Putaran Pertama

Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, masih ingat betul bagaimana timnya mendominasi namun gagal mengonversi peluang menjadi gol pada pertemuan sebelumnya.

Salah satu momen krusial adalah kegagalan penalti yang dieksekusi oleh Lucho.

Baca juga: Jadwal Dua Laga Sisa Persib Bandung di Februari 2026: Main Malam Selama Ramadan

"Kami kalah 1-2 di pertemuan pertama. Saat itu kami gagal penalti dan ada beberapa peluang emas lainnya yang terbuang. Kami tidak boleh mengulangi kesalahan yang sama," tegas Bojan di Stadion GBLA, Jumat (20/2/2026).

2. Soroti Organisasi Pertahanan Lawan

Persita Tangerang musim ini dikenal sebagai tim dengan tembok pertahanan paling kokoh di liga.

Kiprah perdana Adam Przybek bersama Persib Bandung di ajang resmi Super League Indonesia 2025/2026 tidak berjalan sesuai harapan. Maung Bandung dijamu Persita Tangerang pada pertandingan pekan ketujuh Super Leahue 2025/26 di Stadion Kapten I Wayang Dipta Gianyar, Bali, Sabtu, 27 September 2025.
Kiprah perdana Adam Przybek bersama Persib Bandung di ajang resmi Super League Indonesia 2025/2026 tidak berjalan sesuai harapan. Maung Bandung dijamu Persita Tangerang pada pertandingan pekan ketujuh Super Leahue 2025/26 di Stadion Kapten I Wayang Dipta Gianyar, Bali, Sabtu, 27 September 2025. (persib.co.id)

Bojan tidak menampik bahwa organisasi permainan tim tamu sangat rapi di bawah asuhan pelatih yang sudah mengenal karakter sepak bola Indonesia.

"Mereka adalah tim yang sangat terorganisir. Pelatih mereka sudah memasuki musim kedua di sini, jadi dia sangat paham bagaimana liga ini berjalan," tambah pelatih asal Kroasia tersebut.

3. Antisipasi Serangan Balik Cepat

Selain pertahanan yang solid, Bojan mewaspadai transisi cepat Persita.

Jika pemain Persib terlalu asyik menyerang dan meninggalkan ruang kosong, serangan balik kilat lawan bisa menjadi mimpi buruk.

"Mereka punya beberapa pemain cepat untuk serangan balik. Kami harus punya cara untuk menghentikan itu. Jika kita memberi mereka banyak ruang, mereka akan sangat berbahaya," ungkapnya.

4. Target Poin Penuh di Kandang

Bermain di hadapan ribuan Bobotoh di GBLA menjadi motivasi tambahan bagi Persib untuk mengamankan tiga poin.

Bojan memastikan anak asuhnya akan tampil menekan sejak menit awal.

"Kami bermain di kandang. Tentu saja, target utama kami adalah mendapatkan hasil positif dan mengamankan poin penuh di rumah sendiri," pungkas Bojan.(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.