BANGKAPOS.COM -- Jadwal buka puasa untuk kabupaten yang ada di Bangka Belitung pada hari ini, Sabtu, 21 Februari 2026.
Jadwal buka puasa Kota Pangkal Pinang, Bangka, Bangka Barat, Bangka Selatan, hingga Belitung.
Simpan dan bagikan halaman ini untuk mengetahui jadwal imsakiyah dan waktu buka puasa di kota Anda.
Baca juga: Harga HP Samsung Galaxy A57 5G Rilis Akhir Februari 2026, Dijual Segini, Worth It?
Jadwal imsakiyah ini juga memuat informasi lengkap untuk waktu pelaksanaan sholat 5 waktu untuk sholat subuh, dzuhur, ashar, maghrib, dan isya.
Jadwal Buka Puasa Pangkal Pinang
Maghrib/buka puasa: 18:17 WIB
Isya: 19:27 WIB
Imsak: 04:38 WIB - 22 Februari
Subuh: 04:48 WIB - 22 Februari
Dzuhur: 12:13 WIB - 22 Februari
Ashar: 15:25 WIB - 22 Februari
Jadwal Buka Puasa Bangka
Maghrib/buka puasa: 18:17 WIB
Isya: 19:26 WIB
Imsak: 04:39 WIB - 22 Februari
Subuh: 04:49 WIB - 22 Februari
Dzuhur: 12:13 WIB - 22 Februari
Ashar: 15:26 WIB - 22 Februari
Jadwal Buka Puasa Bangka Barat
Maghrib/buka puasa: 18:21 WIB
Isya: 19:30 WIB
Imsak: 04:42 WIB - 22 Februari
Subuh: 04:52 WIB - 22 Februari
Dzuhur: 12:16 WIB - 22 Februari
Ashar: 15:29 WIB - 22 Februari
Jadwal Buka Puasa Bangka Selatan
Maghrib/buka puasa: 18:16 WIB
Isya: 19:26 WIB
Imsak: 04:36 WIB - 22 Februari
Subuh: 04:46 WIB - 22 Februari
Dzuhur: 12:11 WIB - 22 Februari
Ashar: 15:23 WIB - 22 Februari
Jadwal Buka Puasa Bangka Tengah
Maghrib/buka puasa: 18:16 WIB
Isya: 19:26 WIB
Imsak: 04:37 WIB - 22 Februari
Subuh: 04:47 WIB - 22 Februari
Dzuhur: 12:11 WIB - 22 Februari
Ashar: 15:24 WIB - 22 Februari
Jadwal Buka Puasa Belitung
Maghrib/buka puasa: 18:12 WIB
Isya: 19:21 WIB
Imsak: 04:32 WIB - 22 Februari
Subuh: 04:42 WIB - 22 Februari
Dzuhur: 12:06 WIB - 22 Februari
Ashar: 15:19 WIB - 22 Februari
Jadwal Buka Puasa Belitung Timur
Maghrib/buka puasa: 18:09 WIB
Isya: 19:18 WIB
Imsak: 04:29 WIB - 22 Februari
Subuh: 04:39 WIB - 22 Februari
Dzuhur: 12:04 WIB - 22 Februari
Ashar: 15:16 WIB - 22 Februari
اللَّهُمَّ لَكَ صُمْتُ، وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْتُ
Allāhumma laka ṣumtu, wa ‘alā rizqika afṭartu.
Artinya: "Ya Allah hanya untuk-Mu kami berpuasa dan atas rezeki yang Engkau berikan kami berbuka." (diriwayatkan oleh Mu’adz bin Zuhrah)
ذَهَبَ الظَّمَأُ وَابْتَلَّتِ الْعُرُوقُ، وَثَبَتَ الأَجْرُ إِنْ شَاءَ اللهُ
Dhahabaẓ-ẓama’u wabtallatil-‘urūqu, wa thabatal-ajru in syā’ Allāh.
Artinya: "Telah hilang rasa haus dan urat-urat telah basah serta pahala tetap, insyaallah." (diriwayatkan oleh Abdullah bin Umar)
Adab Berbuka Puasa
Universitas Islam Indonesia, Yogyakarta, menjelaskan ada beberapa adab yang baik untuk dilakukan ketika berbuka puasa.
1. Menyegerakan Berbuka Puasa
Rasulullah SAW menganjurkan kepada umat Islam untuk segera berbuka puasa ketika telah tiba waktunya.
Anjuran ini didasarkan pada hadis yang diriwayatkan oleh Sahl bin Sa’ad, bahwa Rasulullah SAW bersabda: “Manusia selalu dalam kebaikan selama mereka menyegerakan berbuka.” (HR Bukhari, Muslim, Ibnu Majah, Darami, Malik, Baihaqi, Ahmad & Tirmidzi)
2. Membaca Basmalah
Salah satu sunah sebelum berbuka puasa yaitu mengucapkan basmalah, seperti yang dicontohkan oleh Rasulullah SAW.
Umar bin Abi Salamah melaporkan, “Dulu saya berada di rumah Rasulullah SAW, dan saat saya memegang makanan, beliau bersabda kepada saya: ‘Wahai anak! Bacalah basmalah, makanlah dengan tangan kananmu, dan makanlah dengan mengambil yang terdekat darimu.” (HR Bukhari & Muslim)
3. Membaca Doa Berbuka Puasa
Setelah membaca basmalah, umat Islam yang hendak berbuka puasa kemudian membaca doa berbuka puasa.
Rasulullah SAW bersabda: “Ada tiga orang yang doanya tidak ditolak; 1) orang yang berpuasa hingga ia berbuka, 2) pemimpin yang adil, 3) dan orang yang terdzalimi.” (HR Ibnu Majah, Ahmad & Tirmidzi)
4. Memakan Kurma atau Meminum Air
Setelah membaca doa berbuka puasa, kemudian memakan kurma atau meminum air.
Rasulullah SAW biasanya memakan kurma dalam jumlah ganjil, sebelum sholat Maghrib.
Dari Anas bin Malik, ia menyampaikan, “Rasulullah SAW berbuka dengan beberapa kurma yang masih basah sebelum sholat (Maghrib). Jika tidak ada, beliau berbuka dengan beberapa kurma kering. Jika tidak ada, beliau berbuka dengan meminum air.” (HR Abu Dawud, Ahmad, Tirmidzi, dan Hakim)
5. Mengerjakan Sholat Maghrib, Lanjut Menyantap Hidangan
Setelah mengawali berbuka puasa dengan kurma dan air putih, Rasulullah SAW kemudian sholat Maghrib, lalu menyantap hidangan besar.
Namun, menurut riwayat dalam hadis disebutkan sebaiknya menyantap makan besar terlebih dahulu jika sudah ada.
Dari Anas bin Malik, berkata bahwa Rasulullah SAW menganjurkan umatnya: “Jika makanan malam telah disediakan, makanlah makanan itu sebelum kamu melaksanakan sholat Maghrib dan janganlah tergesa-gesa dalam menyantapnya.” (HR Bukhari, Muslim & Ahmad)
(Bangkapos.com/Kompas.com/Tribunnews.com)