TRIBUNNEW.COM - Jadwal final Qatar Open 2026 antara Carlos Alcaraz dan Arthur Fils bukan sekadar perebutan trofi ATP 500 biasa, Sabtu (21/2/2026).
Gelaran seru partai final ATP 500 yang mempertemukan Alcaraz dengan Fils ini akan dihelat di Khalifa Int. Tennis & Squash Complex, Doha, Qatar.
Bagi Alcaraz, ini adalah kesempatan emas untuk memutus rasa penasarannya di Doha. Sementara bagi Fils, ini adalah panggung pembuktian setelah kembali dari badai cedera.
Dominasi Alcaraz sejak awal musim 2025 ini dan ambisi Flis akan mewarnai partai final malam nanti yang berlangsung pada pukul 01.00 WIB.
Hampir seluruh pengamat tenis internasional, termasuk analis dari Last Word On Sports, menempatkan Carlos Alcaraz sebagai favorit mutlak.
Alcaraz datang ke Doha dengan momentum yang tidak tertandingi.
Baca juga: Kejutan ATP 500 Qatar Open 2026: Sinner Tersisih, Duel Lawan Alcaraz Batal Tersaji Gegara Mensik
Rekor 11 kali dengan kemenangan telak 0 di awal musim 2026 dan status sebagai peraih Career Grand Slam termuda setelah menjuarai Australian Open awal bulan ini.
Dunia tenis melihat Alcaraz berada di "liganya sendiri" saat ini. Setelah rival utamanya, Jannik Sinner, secara mengejutkan disingkirkan oleh Jakub Mensik.
Beban sebagai unggulan utama kini sepenuhnya berada di pundak petenis Spanyol tersebut.
Media Spanyol Puntodebreak menyoroti bahwa jalur Alcaraz menuju final memang terlihat mulus di atas kertas.
Namun kemampuannya mengatasi tekanan di lapangan keras Doha yang lambat adalah kunci utamanya.
Meskipun Alcaraz diunggulkan, Arthur Fils tidak bisa diremehkan. Berdasarkan analisis Tennisnerd, kondisi lapangan di Doha sangat cocok dengan gaya permainan Fils yang eksplosif.
Keberhasilan Fils menumbangkan Jakub Mensik selaku petenis yang mengalahkan Sinner menunjukkan bahwa mentalitasnya sedang berada di titik tertinggi.
Para pengamat mencatat bahwa Fils memiliki keunggulan dalam hal kesegaran fisik. Setelah absen enam bulan, ia bermain tanpa beban.
Senjata utamanya, forehand keras dan kemampuan servis yang mumpuni, bisa menjadi masalah bagi Alcaraz jika petenis nomor satu dunia itu tidak waspada di awal set.
Bisa dikatakan, secara teknis Alcaraz memiliki variasi pukulan yang lebih lengkap.
Pengamat dari Khel Now memprediksi Alcaraz akan banyak menggunakan drop shot untuk menarik Fils ke area net, mengingat Fils lebih nyaman bermain di garis belakang.
Final ini menandai era baru tenis di mana Alcaraz berdiri sebagai tembok besar yang harus diruntuhkan oleh generasi muda lainnya.
Jika Alcaraz menang, ia akan melengkapi koleksi gelarnya di Timur Tengah dan memperkokoh posisinya di puncak peringkat ATP.
Namun, jika Fils menang, ini akan menjadi salah satu comeback paling impresif dalam sejarah turnamen Doha.
(Tribunnews.com/Niken)