Kunjungan Turis Asing ke Jepang Anjlok, Pertama Kalinya Sejak 4 Tahun Lalu
GH News February 21, 2026 01:08 PM
Jakarta -

Jumlah wisatawan asing yang berkunjung ke Jepang pada Januari tercatat menurun untuk pertama kalinya dalam empat tahun terakhir.

Penurunan itu utamanya dipicu karena anjloknya kedatangan turis asal China yang merosot hingga 60,7% di tengah memanasnya ketegangan politik.

Berdasarkan data Japan National Tourism Organization (JNTO) yang dirilis Rabu (18/2/2026), total kunjungan wisatawan asing pada Januari mencapai 3.597.500 orang. Angka tersebut turun 4,9% dibandingkan periode yang sama Januari 2025.

Melansir , Sabtu (21/2/2026) penurunan serupa terakhir kali terjadi pada Januari 2022, saat pandemi COVID-19 masih membatasi mobilitas global. Memanasnya hubungan kedua negara disebut menjadi salah satu faktor utama.

Pernyataan Perdana Menteri Jepang, Sanae Takaichi, pada November lalu terkait keadaan darurat di Taiwan menuai protes keras dari Pemerintah China. Situasi itulah yang diyakini berkontribusi terhadap turunnya jumlah pelancong asal Negeri Tirai Bambu selama dua bulan berturut-turut.

Pemerintah China bahkan berulang kali mengimbau warganya untuk menahan diri bepergian ke Jepang, terutama menjelang periode liburan.

Dari sisi pasar, Korea Selatan menjadi penyumbang wisatawan terbesar dengan 1.176.000 kunjungan, naik 21,6 persen dibandingkan Januari tahun sebelumnya. Taiwan menyusul dengan 694.500 kunjungan atau meningkat 17%, sedangkan China mencatat 385.300 kunjungan.

Secara tahunan, hanya tiga pasar yang mengalami penurunan yakni China, Hong Kong yang turun 17,9 persen, serta Malaysia yang melemah 3,3%. Selain faktor politik, pergeseran jadwal libur Tahun Baru Imlek juga memengaruhi statistik.

Tahun lalu, libur Imlek dimulai pada akhir Januari, sedangkan tahun ini jatuh pada pertengahan Februari, sehingga berdampak pada distribusi arus wisatawan.

Sebelumnya, jumlah wisatawan China sempat tumbuh 3% pada November 2025 dibandingkan tahun sebelumnya, namun laju pertumbuhan tersebut melambat. Pada Desember, angkanya justru anjlok 45,3%, penurunan pertama sejak Januari 2022 dan penurunan kian dalam pada Januari.

Menjelang libur panjang Imlek pada Februari, Kementerian Luar Negeri China kembali mengingatkan warganya untuk tidak bepergian ke Jepang. Tiga maskapai besar China juga mengumumkan kebijakan pembatalan gratis untuk penerbangan menuju Jepang hingga 24 Oktober.

Muhammad Lugas Pribady
Jurnalis detikcom
© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.