TRIBUN-TIMUR.COM, SINJAI - Unit Resmob Polres Sinjai mengamankan 19 remaja terduga pelaku pengeroyokan.
Pengeroyokan terjadi di Kelurahan Balangnipa, Kecamatan Sinjai Utara, Kabupaten Sinjai, Kamis (19/2/2026) sekitar pukul 07.00 Wita.
Pelaku ditangkap di Jalan Sungai Tangka, Kelurahan Balangnipa, Jumat (20/2/2026) sekitar pukul 21.00 Wita.
Penangkapan pelaku berdasarkan Laporan Polisi Nomor: LP/B/53/II/2026/SPKT/Polres Sinjai/Polda Sulsel tertanggal 19 Februari 2026.
Kasi Humas Polres Sinjai, Iptu Agus Santoso, membenarkan penangkapan tersebut.
Baca juga: Sinjai Larang Rumah Bernyanyi Beroperasi Selama Ramadhan 2026
“Benar kejadiannya kemarin,” kata Agus Santoso kepada Tribun-Timur, Sabtu (21/2/2026).
Korban diketahui berinisial Muh Alfianysah.
Pelaku yaitu MG (19), MI (17) MT (17), FT (16), AA (15), AN (15), AD (18), SY (14), AS (16), MI (16), AD (19), YS (16) IA (16) AH (17) AA (17) L, AB (17) MN (17), FR (15) dan MA (17).
“Masing masing yang diamankan merupakan warga Kecamatan Sinjai Utara,” ujarnya.
Korban bersama saksi baru saja pulang dari Pelabuhan Larea Rea menuju rumah.
Saat melintas di lokasi kejadian, korban dan saksi tiba-tiba ditendang dari arah belakang hingga terjatuh dari sepeda motor.
Korban sempat kembali melanjutkan perjalanan.
"Namun kembali diadang sejumlah pelaku hingga kembali terjatuh kemudian dikeroyok bersama-sama,” ujarnya.
Korban mengalami luka-luka dan melaporkan peristiwa itu ke pihak kepolisian.
“Dari hasil penyelidikan, petugas mengamankan 19 orang yang diduga terlibat, mayoritas masih berstatus pelajar dan di bawah umur,” katanya.
Hasil interogasi awal, salah satu terduga pelaku mengaku emosi setelah melihat rekannya diduga tersenggol atau tertabrak oleh korban.
“Terduga pelaku telah diamankan di Mapolres Sinjai untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut,” ujarnya.
Kapolres Sinjai, AKBP Jamal Fathur Rakhman mengimbau masyarakat khususnya para orang tua, agar lebih meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas anak-anaknya, terutama di bulan Ramadan.
“Kami mengajak para orang tua untuk lebih memperhatikan pergaulan dan aktivitas anak-anaknya guna mencegah keterlibatan dalam tindakan melanggar hukum,” katanya.
Menurut AKBP Jamal, pihaknya akan terus meningkatkan patroli dan pengawasan di sejumlah titik rawan untuk menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif selama bulan suci Ramadan.
“Kita tingkatkan patroli dan pengawasan guna menjaga kamtibmas di wilayah Kabupaten Sinjai,” ujarnya.