TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Menjelang Idulfitri, ritual merapikan lemari atau decluttering biasanya menjadi agenda wajib di setiap rumah.
Namun, tahun ini ada pergeseran makna; merapikan pakaian bukan lagi sekadar membuang tumpukan kain lama, melainkan cara untuk memberi "napas kedua" bagi barang yang masih layak guna.
Tren persiapan Ramadan yang lebih mindful ini mulai dilirik sebagai solusi atas dua masalah sekaligus: membantu sesama yang membutuhkan pakaian layak untuk hari raya, serta menekan angka limbah tekstil yang kian mengkhawatirkan.
Gerakan bertajuk One Step Further yang diinisiasi oleh Blibli Tiket Action mencoba menjembatani kebiasaan berbenah ini menjadi aksi sosial yang nyata.
Alih-alih membiarkan pakaian menumpuk atau berakhir di tempat sampah, masyarakat diajak untuk mengurasinya kembali.
Pakaian-pakaian ini nantinya akan disalurkan kepada anak-anak dan keluarga prasejahtera di bawah naungan Yayasan Alam Tunas Mulia, kawasan Bantar Gebang.
Bagi mereka, sepotong pakaian layak pakai bukan sekadar kain, melainkan simbol kepercayaan diri dan kebahagiaan menyambut lebaran.
"Ramadan adalah momentum refleksi, termasuk dalam cara kita mengonsumsi barang. Kami ingin menghadirkan cara yang mudah bagi masyarakat untuk berbuat baik bagi sesama sekaligus bagi bumi," ujar Rizky Widyastuti, VP Bliblimart & Moeslim Fashion Blibli.
Program donasi yang berlangsung hingga 2 Maret 2026 ini sengaja dibuat ringkas untuk mendorong minat masyarakat.
Menariknya, donasi ini tidak memandang merek. Asalkan kondisi pakaian masih baik (tidak sobek atau luntur), pakaian tersebut bisa disalurkan.
Untuk memastikan manfaat yang optimal, kategori pakaian yang diterima difokuskan pada pakaian sopan seperti kaos, kemeja, blus, serta rok dan celana panjang.
Sebagai bentuk apresiasi terhadap kesadaran lingkungan ini, mereka yang berpartisipasi juga mendapatkan insentif berupa potongan harga tambahan untuk kebutuhan Ramadan mereka.
Bagi Anda yang sedang merapikan lemari dan ingin berpartisipasi, berikut adalah panduan praktis agar donasi Anda tepat sasaran:
Aksi sederhana ini menjadi pengingat bahwa kebahagiaan Idulfitri tidak selalu datang dari barang baru, tetapi juga dari keikhlasan melepaskan apa yang kita miliki untuk mereka yang lebih membutuhkan.