Laporan Wartawan Serambi Indonesia Rianza Alfandi | Banda Aceh
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Sebanyak 120 kader Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dari 23 kabupaten/kota se-Aceh mengikuti Program Q-IMPACT (Pelatihan dan Penguatan Ideologi Partai) yang digelar selama tiga hari, 20–22 Februari 2026, di Hotel Grand Aceh Syariah Lamdom, Banda Aceh.
Ketua DPW PKS Aceh, Ismunandar menyampaikan, kegiatan yang mengusung tema "Dengan Al-Qur’an Bangun Negeri, Kokohkan Pribadi, Lahirkan Generasi Indonesia Emas" ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan partai dalam menjaga ruh perjuangan kader PKS.
“Program ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat nilai, arah perjuangan, dan soliditas kader,” kata Ismunandar, Sabtu (21/2/2026).
Menurutnya, para peserta yang hadir dari daerah cukup antusias mengikuti setiap rangkaian agenda yang dirancang guna memperdalam pemahaman ideologi partai berbasis nilai-nilai Al-Qur’an.
“Bagaimanapun kondisi kita, kapanpun dan di manapun, kita perlu selalu kembali kepada Al-Qur’an,” tukas Ismunandar.
“Kegiatan ini menjadi momentum untuk merefresh kembali semangat kita agar semakin dekat dengan Al-Qur’an,” jelasnya.
Baca juga: Atasi Banjir Genangan, PKS Banda Aceh Luncurkan Program Pembuatan Lubang Biopori
Ia menegaskan, bahwa penguatan ideologi bukan sekadar formalitas organisasi, melainkan kebutuhan mendasar agar kader tetap istiqamah dalam menjalankan amanah.
Menurutnya, kedekatan dengan Al-Qur’an akan melahirkan pribadi yang kokoh, berintegritas, dan mampu menjadi fondasi dalam membangun bangsa.
Ismunandar juga menekankan, melalui Program Q-IMPACT, PKS Aceh berharap lahir kader-kader yang berintegritas, berkarakter kuat, serta mampu menghadirkan kontribusi nyata bagi masyarakat.
“Dengan menjadikan Al-Qur’an sebagai landasan ideologi, PKS menegaskan komitmen dalam membangun negeri dan mempersiapkan generasi Indonesia emas yang berlandaskan nilai-nilai keislaman dan kebangsaan,” jelasnya.
Sementara itu, Ketua BKAP PKS Aceh, Wahyudi menyebutkan, bahwa Q-IMPACT sebagai agenda strategis dalam sistem kaderisasi partai dan pembinaan kader.
“Acara ini sangat penting bagi kader PKS. Ini bukti bahwa Al-Qur’an menjadi prioritas utama dalam pembentukan ideologi kader,” tutur dia.
Baca juga: PKS Banda Aceh Gelar Rakerda, Perkuat Soliditas dan Pelayanan untuk Warga Kota
“Apalagi ini di bulan suci Ramadhan kedekatan kita dengan Al-Qur'an biasanya jauh lebih baik dari bulan lainnya di luar Ramadhan,” jelasnya.
Lebih lanjut, dalam program tersebut materi utama disampaikan oleh KH Aunur Rofiq Shaleh Tamhid, Lc, yang merupakan utusan DPP PKS.
Dalam pemaparannya, ia menekankan, pentingnya menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman utama dalam seluruh aspek kehidupan, termasuk dalam aktivitas politik dan pelayanan kepada masyarakat.
“Al-Qur’an bukan hanya bacaan, tetapi panduan hidup. Dalam konteks perjuangan politik, ia menjadi kompas moral dan arah gerak dalam menghadirkan kemaslahatan bagi umat dan bangsa,” ungkapnya.(*)