SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Seorang bocah perempuan bernama Yasmine, warga Jalan Sultan Mansyur, Kecamatan Ilir Barat, Palembang, tengah berjuang melawan penyakit cerebral palsy dan gagal ginjal yang dideritanya sejak lahir.
Cerebral palsy adalah sekelompok gangguan yang memengaruhi gerakan, otot, dan postur tubuh akibat kerusakan pada otak yang sedang berkembang
Saat ini Yasmine menjalani perawatan intensif dan cuci darah rutin setiap pekan di RSUP Dr. Mohammad Hoesin Palembang.
Ibunda Yasmine, Karimah, mengatakan kondisi sang anak sempat membaik dan diperbolehkan pulang.
Namun beberapa hari kemudian kembali mengalami penurunan kondisi disertai kejang sehingga harus dirawat kembali.
“Waktu itu pernah pulang ke rumah, tapi sudah dua atau tiga hari kembali drop lagi, kejang-kejang, kami bawa ke sini untuk mendapatkan perawatan,” ujar Karimah saat ditemui, Sabtu (21/2/2026).
Yasmine yang sebelumnya dikenal ceria dan memiliki senyum manis kini terbaring lemas dengan kondisi tubuh kurus.
Untuk asupan makanan, ia harus menggunakan selang melalui hidung karena gangguan pada tenggorokannya.
“Ia makannya melalui selang di hidungnya,” kata Karimah sambil memandangi putrinya.
Karimah mengaku berusaha tegar menghadapi cobaan tersebut, meski kondisi ekonomi keluarga sedang sulit.
Suaminya saat ini tidak bekerja karena harus menjaga anak di rumah, sementara kebutuhan sehari-hari dipenuhi dengan menjual pakaian dan barang-barang yang ada di rumah.
“Saya menjual gamis dan barang-barang di rumah untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari,” ungkapnya.
Karimah juga mengungkapkan bahwa sebelumnya ia pernah kehilangan anak dengan penyakit serupa.
Ia berharap tidak kembali merasakan duka yang sama dan berjuang sekuat tenaga agar Yasmine bisa bertahan dan sembuh.
Ia berharap adanya bantuan dari masyarakat yang berkenan membantu meringankan beban keluarga kecilnya.
Karimah membuka komunikasi bagi pihak yang ingin membantu melalui nomor telepon yang ia sampaikan.