Bolehkah Minum Kopi Saat Sahur dan Berbuka? Ini Penjelasannya
Mawaddatul Husna February 21, 2026 05:54 PM

TRIBUNGAYO.COM - Saat berpuasa di bulan suci Ramadhan, tentunya ada kebiasaan-kebiasaan yang harus disesuaikan, seperti minum kopi di pagi hari.

Nah, selama Ramadhan tentunya kebiasaan minum kopi di pagi hari tidak dapat dilakukan, sehingga harus diubah waktunya.

Karena, umat Muslim mulai berpuasa sejak masuk waktu imsak hingga azan Maghrib sebagai penanda untuk berbuka puasa.

Satu hari penuh berpuasa tidak diperbolehkan untuk makan dan minum.

Lalu, kapan waktu yang tepat untuk minum kopi? Saat sahurkah atau saat buka puasa?

Dilansir dari Grid.ID, Sabtu (21/2/2026) minum kopi saat sahur kurang dianjurkan karena kopi bersifat diuretik yang dapat menarik cairan tubuh dan membuangnya melalui urine atau saat BAB. 

Kondisi ini membuat cadangan cairan berkurang sejak awal puasa.

Kehilangan cairan tersebut dapat meningkatkan risiko dehidrasi selama menjalani puasa. 

Tubuh menjadi lebih mudah lemas karena asupan cairan tidak cukup hingga waktu berbuka.

Kopi sebenarnya boleh diminum saat berbuka, tetapi tidak disarankan sebagai minuman pertama. 

Saat berbuka, minuman yang lebih mudah dicerna seperti air putih atau teh lebih baik dikonsumsi terlebih dahulu karena kafein dapat memicu peningkatan asam lambung saat perut kosong.

Konsumsi kopi sebaiknya dilakukan sekitar satu hingga dua jam setelah berbuka, atau setelah minum air putih dan makan. 

Cara ini membantu menetralkan kondisi lambung sehingga tubuh diketahui lebih siap menerima kafein.

Namun, konsumsi kopi saat berbuka puasa dapat menimbulkan beberapa dampak:

1. Gangguan Pencernaan

Kopi yang diminum saat berbuka dapat memicu peningkatan asam lambung. 

Kondisi ini terjadi karena kandungan kafein merangsang produksi asam ketika perut masih kosong.

Akibatnya, risiko keluhan pencernaan dapat meningkat, seperti nyeri perut atau rasa tidak nyaman di lambung. 

 seperti sindrom iritasi usus besar.

2. Dehidrasi

Mengonsumsi kopi saat berbuka berpotensi menyebabkan tubuh kekurangan cairan.

Risiko ini lebih besar bila asupan air putih sepanjang hari tidak mencukupi.

Kafein bersifat diuretik yang merangsang pengeluaran cairan melalui urine. 

Dampaknya, cairan tubuh lebih cepat berkurang sehingga rasa haus dapat muncul kembali setelah berbuka.

3. Sakit Kepala

Konsumsi kafein secara rutin dapat menimbulkan ketergantungan pada sebagian orang. 

Saat asupan kafein dihentikan mendadak, tubuh dapat mengalami reaksi penyesuaian.

Reaksi tersebut sering memunculkan keluhan seperti sakit kepala dan kelelahan. 

Selain itu, perubahan suasana hati dan rasa mudah tersinggung juga dapat terjadi.

Secara keseluruhan, konsumsi kopi saat puasa tetap diperbolehkan selama waktu dan cara minumnya diperhatikan dengan baik. (*)

Baca juga: dr Zaidul Akbar: Jangan Langsung Es Buah, Coba Madu dan Bumbu Dapur Ini Saat Buka Puasa

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.