Laporan Wartawan TribunPapuaTengah.com, Calvin Louis Erari
TRIBUN-PAPUA.COM, NABIRE – Sekelompk orang tak dikenal (OTK) kembali mengoyak keamanan di Kabupaten Nabire, Provinsi Papua Tengah, Sabtu (21/2/2026).
Pos penjagaan milik PT Kristalin Ekalestari yang berada di Jalan Musairo, Kampung Biha, Distrik Makimi, Kabupaten Nabire, Provinsi Papua Tengah hangus dikabar yang diduga dilakukan OTK.
Baca juga: Perempuan Asal NTT Jadi Korban Penusukan OTK di Yahukimo, Polisi Buru Pelaku
PT Kristalin Ekalestari (KEL) adalah perusahaan pertambangan Indonesia yang didirikan pada tahun 1989, berfokus pada eksplorasi dan produksi emas di Kabupaten Nabire, Papua Tengah.
Untuk menuju tempat kejadian perkara, harus menempuh perjalanan sekitar 60 kilometer yang bisa ditempuh dengan jalur darat, kemudian dilanjutkan menggunakan perahu menyusuri sungai.
Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun Tribun-Papua.com menyebutkan, aksi penyerangan disertai pembakaran pos penjagaan tersebut pada puku; 13.30 WIT.
Namun, informasi ini menyebar di kalangan para jurnalis melalui pesan singkat elektronik pukul 18.45 WIT.
Baca juga: Dua Warga Sipil Diserang OTK di Yahukimo Papua Pegunungan, Satu Korban Tewas
Di sisi lain masih menurut sumber Tribun-Papua.com juga menyebutkan, dalam peristiwa itu juga ada penembakan, walaupun jajaran kepolisian belum bisa menjelaskan secara detail asal dan dugaan pelaku penembakan tersebut.
Namun di lokasi kejadian terdapat tiga unit sepeda motor di lokasi yakni, 1 unit Honda Creeft, 1 unit Yamaha Jupiter, dan 1 unit Honda Supra X.
Kapolres Nabire, AKBP Samuel D Tatiratu saat dihubungi Tribun-Papua.com terkait insiden tersebut mengakui, jika di lokasi terjadi dua insiden. Penembakan dan pembakaran pos keamanan.
Baca juga: Dua Pencari Gaharu Tewas Dihabisi OTK Bersenjata Tajam di Yahukimo
"Benar, telah terjadi penembakan dan pembakaran pos keamanan di perusahaan yang ada di daerah itu," kata AKBP Samuel D Tatiratu singkat.
Lebih lanjut dia mengatakan, dua korban yang terbakar dalam peristiwa tersebut dievakuasi ke RSUD Nabire.
Kemudian, pihaknya juga menerjunkan petugas keamanan ke lokasi kejadian untuk mengamankan wilayah, sekaligus menjemput masyarakat yang tinggal di sekitar lokasi untuk diungsikan ke Lagari.
Baca juga: Warga Sipil di Kali Semen Nabire Diserang OTK, Empat Korban Dievakuasi ke Rumah Sakit
"Saat ini situasi sudah terkendali, dan petugas keamanan sudah di lokasi kejadian sekaligus untuk mengevakuasi warga,” paparnya. (*)