Sampai Kasih Jari Tengah, Pengakuan Quartararo Yakinkan Bagnaia Batal Gabung ke Yamaha?
Wahid Fahrur Annas February 22, 2026 02:33 AM

YAMAHAMOTOGP.COM
Pembalap Monster Energy Yamaha, Fabio Quartararo, dalam tes pramusim MotoGP 2026 di Sirkuit Buriram, Thailand, Sabtu (21/2/2026).

BOLASPORT.COM - Pembalap Monster Energy Yamaha, Fabio Quartararo, terlihat frustrasi selama tes pramusim MotoGP 2026.

Quartararo baru kembali setelah mengalami patah jari tengah saat menjalani rangkaian tes pertama di Sirkuit Sepang, Malaysia.

Namun, El Diablo belum merasakan dirinya dalam kondisi terbaik saat mengikuti tes hari pertama di Sirkuit Buriram, Thailand, Sabtu (21/2/2026).

Padahal Quartararo mampu melahap sebanyak 43 putaran.

Namun, dia hanya berada di urutan ke-18 dari 22 pembalap yang mengikuti tes.

Quartararo mencatatkan waktu terbaiknya 1 menit 30,507 detik atau lebih pelan 1,2 detik dari pembalap yang keluar sebagai tercepat, Alex Marquez (BK8 Gresini Racing).

“Hari ini sangat berat, lebih dari yang diharapkan,” kata Quartararo di akhir hari kepada media.

“Kami akan berusaha memperbaiki diri besok,” ujarnya, seperti dilansir BolaSport.com dari Motorsport.

Quartararo menyadari bahwa ia masih memiliki satu tahun lagi di Yamaha sampai akhir musim MotoGP 2026.

Dia harus bertahan sebaik mungkin sambil menunggu kepindahannya ke Honda pada 2027.

Quartararo bahkan terlihat sangat frustrasi dan tertangkap kamera memberikan gestur jati tengah ke motornya sendiri.

Pembalap asal Prancis itu mengaku frustrasi dengan kelemahan motor Yamaha V4.

“Sangat frustasi kehilangan sepuluh kilometer per-jam di lintasan lurus, tapi tidak hanya di sirkuit ini, juga di sirkuit lain," ujar Quartararo.

Namun, dia tidak ingin kehilangan nilainya sebagai pembalap dan tetap berusaha untuk memahami bisa menjadi cepat meskipun motornya tidak sesuai dengan yang dia inginkan.

“Ada banyak hal yang ingin saya tingkatkan dan merasa lebih kompetitif," tutur Quartararo.

"Saya hanya ingin sedikit lebih baik agar hasilnya sedikit lebih baik,” katanya.

Quartararo dengan jelas mengungkapkan tidak puas dengan motornya dan belum layak untuk bersaing.

“Saya belum siap, dan tidak akan siap dalam sebulan,” katanya.

“Musim dingin ini, saya belum pernah melakukan dua kali start dengan motor yang sama,” merujuk pada perubahan terus-menerus, uji coba, dan kegagalan pada Yamaha M1 V4 baru.

Pengakuan Quartararo tersebut dapat membatalkan rencana pembalap Ducati Lenovo, Francesco Bagnaia.

Bagnaia yang sebelumnya cenderung akan bergabung ke Yamaha justru dikabarkan akan berlabuh ke Aprilia.

Padahal secara finansial, Yamaha menawarkan jumlah angka yang lebih besar daripada Aprilia untuk merekrut juara MotoGP dua kali itu.

Bagnaia sendiri sudah memutuskan masa depannya dan menyebut akan ada pengumuman dengan kontraknya.

Dalam beberapa hari, semua penandatanganan akan diresmikan, termasuk penandatanganan saya," kata Bagnaia.

"Saya sudah mengambil keputusan. Saya mengikuti insting saya," ujar Pecco percaya diri.

 

 
© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.